Lapas Perempuan Palembang Tampil Memukau di Palembang Fashion Carnaval 2026, Angkat Semangat “Palembang Kreatif, Karya Mendunia”

Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang turut memeriahkan Palembang Fashion Carnaval 2026 yang mengusung tema “Palembang Kreatif, Karya Mendunia”.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, INFO_PAS, —- Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang turut memeriahkan Palembang Fashion Carnaval 2026 yang mengusung tema “Palembang Kreatif, Karya Mendunia”.

Keikutsertaan ini menjadi wujud dukungan terhadap pengembangan industri kreatif, pelestarian budaya, serta implementasi program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua PIPAS Sumatera Selatan Ibu Yeni Yulius yang memberikan dukungan dan apresiasi atas partisipasi serta kreativitas yang ditampilkan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang (28/6).

Pada ajang tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang menampilkan koleksi busana bertema eco fashion yang merupakan hasil karya warga binaan. Busana yang diperagakan dibuat dari berbagai bahan limbah daur ulang yang diolah menjadi pakaian dan produk fashion bernilai seni tinggi. Melalui proses pembinaan keterampilan yang berkelanjutan, warga binaan mampu mengubah limbah yang semula tidak bernilai menjadi karya kreatif, inovatif, ramah lingkungan, dan memiliki nilai ekonomis.

Penampilan tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat dan menjadi salah satu bukti bahwa kreativitas dapat tumbuh di mana saja, termasuk di lingkungan pemasyarakatan. Selain menjadi media untuk menampilkan hasil pembinaan, karya yang dipamerkan juga membawa pesan tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan limbah menjadi produk yang bermanfaat.

Ketua PIPAS Sumatera Selatan memberikan apresiasi atas kreativitas dan semangat yang ditunjukkan oleh Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang dalam menampilkan karya terbaik warga binaan pada Palembang Fashion Carnaval 2026.

“Kami sangat mengapresiasi partisipasi Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang yang berhasil menghadirkan karya fashion berbahan daur ulang dengan sangat baik. Ini membuktikan bahwa pembinaan di dalam lapas mampu melahirkan kreativitas, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan rasa percaya diri warga binaan. Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi wadah untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat sekaligus menginspirasi pentingnya kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Ketua PIPAS Sumatera Selatan Ibu Yeni Yulius.

Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang menyampaikan bahwa partisipasi dalam Palembang Fashion Carnaval 2026 merupakan bentuk komitmen Lapas dalam memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi, bakat, dan kreativitasnya sehingga mampu menghasilkan karya yang membanggakan.

“Melalui Palembang Fashion Carnaval 2026, kami ingin menunjukkan bahwa warga binaan memiliki kemampuan dan kreativitas yang luar biasa. Busana yang ditampilkan merupakan hasil pembinaan keterampilan dengan memanfaatkan limbah daur ulang menjadi karya fashion yang bernilai seni, memiliki nilai jual, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus berkarya serta meningkatkan kepercayaan diri mereka dalam mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat,” ujar Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang Ibu Desi Andriyani.

Keikutsertaan dalam Palembang Fashion Carnaval 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomi. Selaras dengan tema “Palembang Kreatif, Karya Mendunia”, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam program pembinaan sehingga mampu mencetak karya-karya kreatif yang membanggakan serta memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Pos terkait