INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan bakti sosial dengan membagikan makanan kepada masyarakat sekitar dan anak-anak di panti asuhan, Jumat (2/10).
Kegiatan ini menjadi wujud perhatian dan kepedulian Lapas Perempuan Palembang terhadap lingkungan sekitar sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 100 paket nasi ayam geprek disiapkan untuk dibagikan kepada penerima manfaat. Sebanyak 70 paket dibagikan kepada masyarakat di depan kantor Lapas Perempuan Palembang.
Sementara itu, 30 paket ayam geprek lainnya disalurkan kepada anak-anak di panti asuhan, disertai 30 kotak roti dan susu sebagai bentuk perhatian untuk memenuhi kebutuhan dan berbagi kebahagiaan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat sekitar serta anak-anak di panti asuhan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan empati terhadap sesama.
“Kegiatan berbagi ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan perhatian kami kepada masyarakat sekitar serta anak-anak di panti asuhan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan membawa kebahagiaan bagi para penerima. Semoga kegiatan ini juga dapat menumbuhkan semangat kebersamaan, empati, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Desi.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Yocke Mella Hijriyah, menyampaikan bahwa aksi berbagi menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan nilai kepedulian dan semangat saling membantu. Menurutnya, perhatian terhadap sesama dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang memberikan dampak positif bagi orang lain.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi. Kami berharap aksi sosial seperti ini dapat terus dilakukan sebagai bentuk kontribusi positif Lapas Perempuan Palembang kepada masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana yang memberikan manfaat bagi orang lain,” ungkap Yocke.
Melalui kegiatan bakti sosial ini, Lapas Perempuan Palembang berupaya memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial, sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat. Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong kehadiran institusi pemasyarakatan yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
Lapas Perempuan Palembang berharap kegiatan berbagi dan kepedulian sosial dapat terus menjadi bagian dari budaya kerja, sehingga semangat kebersamaan, empati, dan kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh, baik di lingkungan lapas maupun di tengah masyarakat.






















