INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang melanjutkan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TB) bagi pegawai serta warga binaan pada hari kedua, Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya deteksi dini penyakit dan pemantauan kondisi kesehatan di lingkungan pemasyarakatan.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Tim Kesehatan Lapas Kelas I Palembang bersama petugas Puskesmas Sei Selincah, Kalidoni, dan Sematang Borang di bawah pengawasan Dinas Kesehatan Kota Palembang.
Pemeriksaan meliputi pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, tekanan darah, pemeriksaan mata, telinga, hidung dan tenggorokan (THT), gigi dan mulut, serta pengecekan gula darah sewaktu dan kolesterol. Skrining juga mencakup Tuberkulosis, hepatitis, dan penyakit tidak menular (PTM).
Pada hari kedua, sebanyak 42 pegawai dan 231 warga binaan telah menjalani pemeriksaan kesehatan.
Dari hasil skrining awal, terdapat 16 warga binaan yang terindikasi mengalami gejala TB dan telah menjalani pengambilan sampel dahak untuk pemeriksaan lebih lanjut melalui Tes Cepat Molekuler (TCM).
Pemeriksaan lanjutan ini dilakukan untuk membantu memastikan kondisi kesehatan berdasarkan hasil laboratorium dan menjadi dasar tindak lanjut medis sesuai kebutuhan.
Kepala Lapas Kelas I Palembang, Imam Purwanto, menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan pegawai dan warga binaan.
Pelaksanaan CKG dan skrining TB diharapkan dapat membantu mengidentifikasi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat sesuai hasil pemeriksaan tenaga kesehatan.
Lapas Kelas I Palembang akan terus berkoordinasi dengan puskesmas terkait dan Dinas Kesehatan Kota Palembang untuk memantau hasil pemeriksaan serta menindaklanjuti hasil TCM warga binaan.
Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara bertahap ini, upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di lingkungan pemasyarakatan diharapkan semakin optimal, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang sehat dan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.





















