INDODAILY.CO, SEKAYU, —- Lapas Sekayu melaksanakan asesmen terhadap calon peserta program pusat rehabilitasi dan reedukasi, sebagai bagian dari upaya mendukung penanganan kelebihan kapasitas hunian (overcrowding), sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan warga binaan, Jumat (16/10/2026).
Pelaksanaan asesmen ini mengacu pada Petunjuk Pelaksanaan dan Instrumen Asesmen Calon Peserta Program Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi, yang disampaikan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Proses ini bertujuan memperoleh data calon peserta yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Asesmen dilakukan melalui tahapan seleksi administrasi dan penilaian lanjutan, terhadap calon peserta yang memenuhi kriteria. Penilaian mencakup aspek kesehatan fisik dan mental, risiko dan stabilitas, minat dan bakat, motivasi serta kesiapan berubah, sikap kerja, dan kapasitas kerja. Seluruh tahapan dilaksanakan secara teliti, objektif, dan akuntabel sesuai instrumen yang telah ditetapkan.
Calon peserta program berasal dari kelompok narapidana berusia 18 hingga 45 tahun dengan kriteria tertentu. Program rehabilitasi ditujukan bagi narapidana tindak pidana narkotika yang memenuhi persyaratan, sedangkan program reedukasi menyasar narapidana tindak pidana selain narkotika dengan lama pidana 1 hingga 5 tahun. Penentuan calon peserta juga memperhatikan ketentuan pengecualian yang telah ditetapkan dalam petunjuk pelaksanaan.
Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, mengatakan bahwa, asesmen merupakan tahapan penting untuk memastikan program pembinaan diberikan kepada warga binaan, yang memenuhi persyaratan, dan memiliki kesiapan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Pelaksanaan asesmen harus dilakukan secara objektif, teliti, dan sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan calon peserta yang diusulkan benar-benar memenuhi kriteria, memiliki kesiapan mengikuti program, serta berpotensi mengembangkan keterampilan yang bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” kata Aris.
Melalui pelaksanaan program Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi, Lapas Sekayu berkomitmen mendukung pembinaan yang lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan, kemandirian, serta keterampilan produktif Warga Binaan, sekaligus mendukung upaya penanganan overcrowding di lingkungan pemasyarakatan.






















