INDODAILY.CO, OGAN ILIR, —- Warga Desa Tanjung Pule, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, di hebohkan dengan penemuan benda mencurigakan berupa mortir berukuran besar di areal perkebunan sawit pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2026.
Penemuan tersebut berawal saat opertor alat berat sedang melakukan penggalian kanal di lokasi perkebunan sawit. Mortir itu ditemukan dalam posisi tegak di dalam tanah, kemudian diangkat dengan mengunakan alat berat.
Kaur Pemerintahan Desa Tanjung Pule, Heri, membenarkan adanya penemuan Mortir berukuran tersebut.
“Mortir tersebut berukuran sepanjang 1,3 meter dengan lebar sekitar 60 sentimeter. Diperkirakan beratnya mencapai ratusan kilogram. Saat alat berat sedang menggali tanah, benda itu ditemukan dalam posisi tegak, lalu diangkat ke permukaan,” ujar Heri kepada wartawan. Selasa (20/10/2026).
Benda bersejarah ini diduga kuat merupakan peninggalan masa perang zaman penjajahan. Menurut keterangan warga, sebelumnya juga pernah ditemukan benda serupa di lokasi yang sama, namun ukurannya tidak sebesar kali ini.
Saat ini mortir tersebut diletakkan di tengah area perkebunan yang sedang digarap. Warga mengaku merasa khawatir meskipun telah mendapatkan penjelasan dari pihak Babinsa bahwa benda tersebut relatif aman dan bukan mortir aktif yang dapat meledak secara otomatis.
“Kami tetap khawatir benda itu meledak sewaktu – waktu. Meski Babinsa bilang aman, kami tetap berhat i- hati dan menjauhi lokasi,”ungkap salah satu warga setempat.
Pihak kepolisian telah menerima laporan atas penemuan benda tersebut. Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti mengimbau masyarakat agar tidak mendekati lokasi penemuan.
“Kami segera menindaklanjuti laporan tersebut. Kepada seluruh warga, dimohon untuk tidak mendekati lokasi penemuan demi keamanan bersama,” tegas Kapolres.
Pihak berwenang diharapkan segera mengambil langkah penanganan lebih lanjut guna memindahkan dan mengamankan benda tersebut agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.






















