INDODAILY.CO, PALEMBANG , —– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu UPT pemasyarakatan.
UPT pemasyarakatan yang progresif dan berstandar prima saat menerima kunjungan kerja monitoring dan evaluasi dari Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Adhayani Lubis, beserta tim, pukul 17.00 WIB.
Momentum ini dimanfaatkan secara optimal oleh Lapas Perempuan Palembang untuk memamerkan keunggulan tata kelola institusi, khususnya dalam hal pengelolaan fasilitas dapur higienis serta efektivitas program pembinaan warga binaan, Rabu (21/10).
Dalam kesempatan tersebut, Lapas Perempuan Palembang mengajak rombongan pejabat pusat untuk meninjau langsung berbagai fasilitas unggulan yang menjadi garda terdepan mutu pelayanan.
Fokus utama peninjauan diarahkan pada pengelolaan dapur higienis lapas, di mana Lapas Perempuan Palembang sukses membuktikan standar tinggi dalam menjaga kebersihan, kesehatan, serta higienitas penyelenggaraan makanan bagi seluruh warga binaan.
Selain itu, peninjauan turut meluas ke area Klinik Pratama dan bengkel kerja produktif.
Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Adhayani Lubis, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi dan standar kualitas yang ditampilkan oleh Lapas Perempuan Palembang.
“Pelayanan kesehatan, penyelenggaraan makanan yang higienis, serta pembinaan warga binaan merupakan pilar penting yang harus dijalankan secara berkesinambungan. Kami melihat Lapas Perempuan Palembang mampu mengimplementasikannya dengan sangat baik dan terstandar, di mana pemenuhan hak dasar dan pembinaan berjalan selaras,” ungkap Adhayani.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, menegaskan bahwa kunjungan ini menjadi bukti nyata atas kerja keras seluruh jajaran dalam menghadirkan tata kelola institusi yang bersih dan akuntabel.
“Kami bangga dapat memperlihatkan langsung kualitas pelayanan di Lapas Perempuan Palembang, mulai dari pengelolaan dapur higienis hingga keberhasilan program pembinaan kemandirian. Kehadiran Ibu Direktur menjadi motivasi kuat bagi kami untuk terus menjaga konsistensi dan meningkatkan standar pelayanan prima kepada masyarakat dan warga binaan,” tutur Desi.
Melalui kunjungan kerja ini, Lapas Perempuan Palembang sekali lagi membuktikan komitmen penuhnya dalam mengimplementasikan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, dengan menghadirkan layanan pemasyarakatan yang bersih, higienis, produktif, dan berdampak nyata.






















