Orientasi Peserta Maganghub, Lapas Perempuan Palembang Kenalkan Tupoksi dan Budaya Kerja Pemasyarakatan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang memberikan orientasi kepada peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), struktur organisasi, budaya kerja, serta dasar-dasar regulasi yang menjadi landasan pelaksanaan tugas teknis di lingkungan Pemasyarakatan, Rabu (19/8).

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang memberikan orientasi kepada peserta Maganghub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi), struktur organisasi, budaya kerja, serta dasar-dasar regulasi yang menjadi landasan pelaksanaan tugas teknis di lingkungan Pemasyarakatan, Rabu (19/8).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Atas Lapas Perempuan Palembang tersebut diikuti oleh seluruh peserta magang sebagai langkah awal sebelum mereka terlibat langsung dalam pelaksanaan tugas di masing-masing bagian.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan orientasi organisasi dan dasar-dasar pelaksanaan tugas teknis yang disampaikan oleh masing-masing bagian.

Materi disampaikan oleh seluruh Pejabat Struktural meliputi pengenalan Subbagian Tata Usaha, Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik, Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib, Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP), serta Seksi Kegiatan Kerja.

Peserta juga diperkenalkan dengan tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing bagian, termasuk alur kerja serta koordinasi antarbagian dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Lapas.

Bacaan Lainnya

Pada Subbagian Tata Usaha, peserta mendapatkan materi antara lain mengenai budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN), kode etik, disiplin pegawai, serta dasar-dasar regulasi yang menjadi landasan dalam pelaksanaan tugas teknis. Pemahaman tersebut diberikan agar peserta memiliki gambaran mengenai pentingnya kepatuhan terhadap aturan dalam menjalankan pekerjaan di lingkungan Pemasyarakatan.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan bahwa orientasi menjadi langkah penting untuk memberikan pemahaman awal kepada peserta mengenai organisasi dan lingkungan kerja Pemasyarakatan.

“Orientasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta magang mengenai tugas dan fungsi setiap seksi, termasuk dasar-dasar pelaksanaan tugas teknis. Dengan memahami peran masing-masing bagian dan aturan yang menjadi landasannya, peserta dapat mengikuti kegiatan magang dengan lebih baik, disiplin, dan bertanggung jawab,” ujar Desi.

Sementara itu, Kasubbag Tata Usaha, Rosliani Pulungan, berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan magang dengan aktif dan menjadikannya sebagai kesempatan untuk menambah pengalaman serta wawasan.

“Kami berharap peserta dapat mengikuti kegiatan dengan aktif dan bertanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, tidak hanya mengenai tugas pekerjaan, tetapi juga budaya kerja, disiplin, serta aturan yang berlaku di lingkungan Lapas Perempuan Palembang,” ungkapnya.

Salah satu peserta Maganghub, Roni Pratama, mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru melalui kegiatan orientasi tersebut. Menurutnya, pengenalan organisasi, tupoksi, hingga dasar regulasi menjadi bekal penting sebelum peserta melaksanakan tugas secara langsung.

“Orientasi ini sangat bermanfaat bagi kami karena memberikan gambaran mengenai tugas dan fungsi setiap seksi, termasuk aturan dan dasar pelaksanaan tugas teknis. Kami jadi lebih memahami bagaimana budaya kerja dan kedisiplinan diterapkan di lingkungan Lapas. Semoga selama mengikuti magang kami bisa belajar banyak dan memberikan kontribusi yang baik,” ujar Roni.

Melalui kegiatan orientasi ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang berharap peserta Maganghub dapat memperoleh pengalaman kerja secara langsung sekaligus memahami nilai disiplin, tanggung jawab, etika, profesionalisme, serta kepatuhan terhadap regulasi yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Pemasyarakatan.

Pos terkait