Wagub MY: Pemprov Komitmen Dukung Percepatan Penurunan Stunting Sumsel

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya saat menerima audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Mediheryanto, S.H., M.H., bertempat di Ruang Kerjanya, Rabu (24/8/2022). Foto: Ist./ indodaily.co

INDODAILY.CO, PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Wagub Sumsel) H Mawardi Yahya (MY) berkomitmen mendukung berbagai upaya untuk menurunkan angka stunting di Sumsel.

Salah satunya melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tingkat Provinsi Sumsel.

Hal ini diungkapkan MY saat menerima audiensi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Selatan, Mediheryanto, S.H., M.H., sehubungan dengan akan dilaksanakannya kegiatan tersebut bertempat di Ruang Kerja Wakil Gubernur Sumsel, Rabu (24/8/2022).

Wagub MY mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam arahannya memang sudah menekankan target angka prevalensi stunting di tahun 2024 yakni di bawah 14 persen.

Hal ini tentu bisa dicapai apabila ada kerjasama dan komitmen antar OPD dan stakeholder. Baik itu secara teknis maupun dalam hal anggaran.

“Pemprov Sumsel siap berkomitmen untuk mengambil langkah-langkah kebijakan yang diperlukan. Paling tidak komitmen Pemprov Sumsel dalam penentuan kebijakan anggaran dan upaya pencegahan. Saya ingin hal ini terarah kedepannya,” ujar MY.

Untuk itu, MY secara khusus meminta agar OPD terkait segera melakukan rapat koordinasi secara internal dengan mengundang BKKBN. Rapat ditujukan untuk menyusun langkah kebijakan dan anggaran yang akan dirumuskan dalam RPJMD kedepannya dalam rangka penurunan angka stunting.

Langkah ini juga disertai dengan petunjuk teknis tertentu sehingga dapat diterapkan di Kabupaten dan Kota se- Sumsel. Dalam pelaksanaannya, MY tidak lupa mengingatkan agar TPPS Provinsi tetap berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat atau Kementerian terkait.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Mediheryanto, SH.,MH mengungkapkan bahwa Sumsel menjadi salah satu dari 17 Provinsi yang akan dilakukan evaluasi percepatan penurunan stunting yang akan dilaksanakan pada 24 Agustus sampai dengan 7 September 2022 oleh BPKP Pusat.

Turut hadir Inspektur Prov Sumsel, Bambang Wirawan, SE., M.M., Ak, CA., dan Kepala Dinas PPPA Sumsel, Henny Yulianti.

Pos terkait