Peringati HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri, Kader PDIP Dapat Wejangan Penting dari Ketua Umum

PALEMBANG, INDODAILY.CO – Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri, DPD PDI Perjuangan Sumatera Selatan  (Sumsel) menegaskan komitmen partai  ini untuk terus hadir di tengah masyarakat.

Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumsel, Made Indrawan, ST, MH, menegaskan instruksi tegas Ketua Umum PDIP agar seluruh kader partai tidak berada di zona nyaman dan wajib turun langsung menyapa rakyat.

Hal tersebut disampaikannya saat diwawancarai di Kantor DPD PDI Perjuangan Sumsel, Jalan Basuki Rahmat, Palembang usai memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan, Prof. Dr. (HC) Megawati Soekarnoputri di kantor DPD PDI Perjuangan Sumsel,Jumat (23/1/2026).

Menurut Made, pesan tersebut disampaikan secara jelas oleh Megawati dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDI Perjuangan yang digelar di Jakarta pada Jumat siang (23/1/2026).

Ia menekankan bahwa seluruh kader PDI Perjuangan, baik yang berada di struktur partai maupun yang duduk di jabatan eksekutif dan legislatif, harus merasakan suka dan duka bersama rakyat.

Bacaan Lainnya

“Ibu Mega sangat tidak menyukai kader yang hanya duduk nyaman di kursi kekuasaan. Kader PDIP harus hadir di tengah masyarakat, tertawa dan susah bersama rakyat,” kata Made.

Ia menambahkan, instruksi Ketua Umum tersebut bukan sekadar imbauan. Partai, kata Made, akan menegakkan disiplin secara tegas. Kader yang tidak menjalankan perintah partai siap dikenakan sanksi hingga pemecatan.

“Mesin partai harus bergerak total. Ini berlaku bagi semua, baik struktural, eksekutif, maupun legislatif,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Made juga menyampaikan sikap politik tegas PDI Perjuangan terkait wacana pemilihan kepala daerah oleh DPRD. Ia menegaskan PDIP secara konsisten menolak gagasan tersebut karena dinilai bertentangan dengan semangat Reformasi dan menghilangkan kedaulatan rakyat.

“Presiden, kepala daerah, dan DPRD harus dipilih langsung oleh rakyat. Suara rakyat tidak bisa diwakilkan,” katanya.

Made mencontohkan kondisi di Sumatera Selatan yang memiliki sekitar 5,5 juta pemilih. Jika Pilkada dilakukan melalui DPRD, suara jutaan masyarakat tersebut hanya akan diwakili oleh sekitar 75 anggota DPRD.

“Menurut kami, itu tidak adil dan tidak mencerminkan suara rakyat Sumatera Selatan,” katanya.

Selain agenda politik, PDIP Sumsel juga menggelar berbagai kegiatan sosial dan lingkungan dalam rangka HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Di Sumatera Selatan, kegiatan tersebut melibatkan 17 DPC kabupaten/kota.

Salah satu kegiatan utama adalah pembagian 100 tumpeng di setiap kabupaten/kota kepada pengemudi ojek online dan masyarakat umum. Total sekitar 1.700 tumpeng dibagikan di seluruh wilayah Sumsel.

Tak hanya itu, PDIP Sumsel juga menggelar aksi penanaman pohon, pelepasan ikan, serta pelepasan burung sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan. Di Kota Palembang saja, sekitar 1.000 pohon ditanam, sementara kegiatan serupa juga dilakukan di daerah lain.

“Ini pesan langsung dari Ibu Ketua Umum agar kita merawat Pertiwi. Bencana bisa terjadi di mana saja, sehingga menjaga alam adalah warisan terbaik untuk anak cucu kita,” pungkas Made.

Pos terkait