INDODALIY.CO, MUBA — Pemkab Muba dibawah komando Bupati Muba HM Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Muba Kyai Abdur Rohman Husen terus memperkuat langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Hal ini ditunjukkan dengan keikutsertaan Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Muba Alva Elan SST MPSDA bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam Rapat Koordinasi Nasional Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 dan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program 3 Juta Rumah, yang digelar secara virtual, Senin (12/01/2026) di Ruang Rapat Randik.
Rakor yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Tomsi Tohir, tersebut membahas capaian pengendalian inflasi nasional sepanjang tahun 2025 sekaligus strategi menghadapi tantangan ekonomi di tahun 2026.
Dalam arahannya, Tomsi Tohir menegaskan bahwa seluruh kepala daerah dan kementerian/lembaga harus meningkatkan kesiapsiagaan, terutama menghadapi potensi lonjakan harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan.
“Terima kasih atas berbagai upaya yang telah dilakukan daerah selama ini dalam mengendalikan inflasi. Ke depan, sinergi dan kewaspadaan harus semakin diperkuat,” tegasnya.
Ia juga meminta pemerintah daerah untuk mewaspadai volatilitas permintaan bahan pangan, khususnya komoditas strategis seperti beras, telur, daging ayam, daging sapi, serta bumbu dapur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Pemerintah pusat, lanjutnya, tetap memberi perhatian khusus kepada daerah yang terdampak bencana, namun daerah lain tetap diminta disiplin menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan. Pendekatan yang empatik, responsif, dan antisipatif menjadi kunci agar pengendalian inflasi tidak mengabaikan kondisi sosial masyarakat.
Menanggapi arahan tersebut, Pemkab Muba melalui Alva Elan menyatakan siap untuk terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan menjaga kestabilan harga pangan di wilayah Muba.
“Kami siap mengoptimalkan koordinasi lintas OPD dan stakeholder terkait agar harga dan pasokan pangan tetap terkendali. Tujuannya jelas, agar masyarakat Musi Banyuasin dapat menjalani bulan Ramadhan dengan aman, nyaman, dan tenang,”pungkasnya.(Rendi )






















