INDODAILY.CO, CURUP, —- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup kembali melaksanakan panen hasil perkebunan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, Selasa (03/02).
Kegiatan panen ini memanfaatkan lahan perkebunan yang dikelola secara produktif di dalam lingkungan lapas, dengan berbagai komoditas yang berhasil dipanen antara lain pepaya, terong bulat, pucuk daun singkong, cabai rawit, hingga daun kates.
Dari seluruh hasil perkebunan tersebut, pepaya menjadi komoditas unggulan yang rutin dipanen di Lapas Curup. Dengan perawatan yang berkelanjutan dan pengelolaan yang baik, produktivitas pepaya di Lapas Curup mencapai rata-rata sekitar 90 kilogram pada setiap masa panen. Hasil panen ini tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga menjadi wujud keberhasilan pembinaan kemandirian yang berorientasi pada keterampilan pertanian.
Kegiatan panen ini melibatkan warga binaan yang telah mengikuti program pembinaan perkebunan, sehingga mereka memperoleh pengetahuan dan pengalaman praktis dalam mengelola lahan perkebunan. Melalui kegiatan ini, diharapkan para warga binaan memiliki bekal keterampilan yang bermanfaat dan bernilai ekonomis sebagai modal positif setelah kembali ke tengah masyarakat. “Kegiatan panen ini merupakan bagian dari pembinaan kemandirian bagi warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat. Melalui pengelolaan perkebunan yang berkelanjutan, kami berharap hasilnya tidak hanya mendukung ketahanan pangan di lapas, tetapi juga menjadi bekal positif bagi warga binaan setelah kembali ke masyarakat.” ujar Kalapas
Program perkebunan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Curup dalam mendukung ketahanan pangan serta mewujudkan pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan berorientasi pada pemanfaatan sumber daya secara optimal.






















