Direktur indodaily.co Hadiri Peresmian SAE di Rutan Kelas I Palembang

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno, bersiap melakukan pemotongan pita sebagai simbol peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) di Rutan Kelas I Palembang. Acara ini menandai langkah baru dalam pembinaan ketahanan pangan dan kemandirian bagi warga binaan, pada Rabu (04/02/2026).

INDODAILY.CO, PALEMBANG —- Rumah Tahanan Negara Kelas I Palembang meresmikan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Program Ketahanan Pangan pada Rabu, 04 Februari 2026.

Dalam acara tersebut, Direktur Media Online Indodaily.co, M. Reza Fajri, S.Psi, turut hadir dan memberikan apresiasi terhadap upaya Karutan Kelas I Palembang, M. Rolan, dalam mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) yang diluncurkan oleh Menteri Hukum dan HAM, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto.

Acara peresmian yang dihadiri oleh pejabat dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, sejumlah kepala unit pemasyarakatan, serta mitra pendukung seperti Bank BRI dan CV. Boga Persada Mandiri ini juga disertai dengan kegiatan panen raya hasil pertanian warga binaan, yang terdiri dari Kangkung dan Buah Melon Inthanon.

Apresiasi terhadap Inovasi Pembinaan

Bacaan Lainnya

M. Reza Fajri, Direktur Media Online Indodaily.co, dalam kesempatan tersebut memberikan apresiasi tinggi kepada Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, atas inovasi dan komitmennya dalam mengembangkan program ketahanan pangan yang memberikan dampak positif bagi warga binaan.

Dalam sambutannya, Reza Fajri menilai bahwa keberhasilan panen raya ini adalah bukti nyata dari keberhasilan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam meningkatkan kemandirian dan keterampilan warga binaan.

“Program ini merupakan contoh baik dari bagaimana lembaga pemasyarakatan tidak hanya berfungsi sebagai tempat hukuman, tetapi juga sebagai tempat rehabilitasi yang produktif. Dengan adanya program ketahanan pangan ini, warga binaan tidak hanya dibekali dengan keterampilan pertanian, tetapi juga diberikan kesempatan untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional,” ungkap Reza Fajri.

Panen Raya Kangkung dan Melon Inthanon: Bukti Keberhasilan Program

Selain peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi, acara ini diwarnai oleh panen raya hasil pertanian yang dikelola oleh warga binaan Rutan Kelas I Palembang. Dua jenis hasil pertanian yang dipanen, yaitu Kangkung dan Melon Inthanon, mencerminkan keberhasilan program ketahanan pangan yang berjalan selama dua bulan terakhir.

Kepala Rutan Kelas I Palembang, Muhammad Rolan, menjelaskan bahwa panen raya ini tidak hanya memberikan hasil yang positif secara fisik, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi warga binaan. “Program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk membekali warga binaan dengan keterampilan yang berguna, sekaligus memberikan mereka rasa percaya diri dan harapan baru dalam menghadapi masa depan,” ungkap Rolan.

Mendukung Ketahanan Pangan Nasional

Dalam sambutannya, Erwedi Supriyatno, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Selatan, juga menegaskan bahwa program ketahanan pangan di Rutan Kelas I Palembang sejalan dengan visi besar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap berkontribusi kepada masyarakat. “Keberhasilan ini adalah cerminan dari komitmen kami dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan di lembaga pemasyarakatan,” kata Erwedi Supriyatno.

Inovasi Pembinaan yang Mencerahkan Masa Depan

Dengan adanya Sarana Asimilasi dan Edukasi ini, diharapkan program ketahanan pangan di Rutan Kelas I Palembang dapat berkembang lebih lanjut dan menjadi model bagi lembaga pemasyarakatan lainnya. Reza Fajri, melalui *Indodaily.co*, menyatakan bahwa program ini patut dicontoh, karena selain memberikan keterampilan teknis, juga mengedukasi warga binaan mengenai pentingnya ketahanan pangan bagi kesejahteraan bangsa.

“Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil pertanian, tetapi tentang bagaimana kita bisa mengelola sumber daya dengan bijak. Inisiatif ini, yang digagas oleh Rutan Kelas I Palembang, memiliki potensi besar untuk membantu membentuk masa depan warga binaan yang lebih baik,” tambah Reza Fajri.

Dengan berakhirnya acara ini, Rutan Kelas I Palembang berharap bahwa keberhasilan panen raya dan peresmian Sarana Asimilasi dan Edukasi ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi warga binaan serta masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Pos terkait