Lapas Perempuan Palembang Sabet 3 Predikat Terbaik di Rakor Capaian Kinerja Kanwil Ditjenpas Sumsel

INDODAILY.CO, PALEMBANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih tiga predikat terbaik dalam Rapat Koordinasi Capaian Kinerja Tahun 2025 dan Rencana Aksi Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan.

Tiga penghargaan tersebut meliputi Satuan Kerja dengan UMKM Terbaik, Satuan Kerja dengan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Terbaik, serta Satuan Kerja dengan Humas Terbaik.

Kegiatan rapat koordinasi ini digelar di Ballroom Hotel Aston Palembang dan diikuti oleh seluruh Kepala Satuan Kerja beserta operator dari masing-masing Unit Pelaksana Teknis (UPT). Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, hadir langsung mengikuti rangkaian kegiatan, Kamis (05/02).

Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya evaluasi capaian kinerja sebagai dasar penyusunan program kerja yang lebih efektif dan terukur pada tahun berikutnya.

Pada sesi pemaparan evaluasi, Desi Andriyani menyampaikan capaian kinerja Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang sepanjang tahun 2025 sekaligus rencana kerja dan program aksi tahun 2026 yang disusun berdasarkan Perjanjian Kinerja (PK).

“Capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Lapas Perempuan Palembang dalam mengoptimalkan pembinaan, tata kelola aset negara, pemberdayaan UMKM warga binaan, serta penguatan fungsi kehumasan,” ujar Desi.

Raihan tiga predikat terbaik tersebut menjadi bukti komitmen Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang dalam mendukung program pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Sumatera Selatan semakin memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas kinerja, serta menyusun perencanaan strategis guna mewujudkan pelayanan pemasyarakatan yang optimal dan berkelanjutan pada tahun 2026.
Januari ini

Pos terkait