Petugas Lapas Sekayu Ikuti Bimtek dan Penguatan Jejaring Pelaksanaan CKG, Skrining TBC

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan, petugas Lapas Sekayu mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penguatan Jejaring Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

INDODAILY.CO, SEKAYU, —- Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan, petugas Lapas Sekayu mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penguatan Jejaring Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Skrining Tuberkulosis (TBC), HIV, dan Penyakit Menular Lainnya, yang diselenggarakan di Hotel The 101 Palembang, pada 23–24 Juli 2026.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, yang melibatkan seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan se-Sumatera Selatan bersama Dinas Kesehatan Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

Lapas Sekayu mengirimkan dua orang JFT Perawat yakni Jon Heri Kurniawan dan Nona Khairunnisa. Kegiatan ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergi, antara jajaran pemasyarakatan dengan instansi kesehatan dalam mendukung pelaksanaan program cek kesehatan gratis, skrining TBC, HIV, serta penyakit menular lainnya bagi petugas pemasyarakatan, tahanan, narapidana, dan anak binaan.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi strategis, di antaranya kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan mengenai penyelenggaraan layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan, pelaksanaan skrining TBC dan HIV, praktik baik (best practice) dari Lapas Kelas I Palembang, koordinasi pelaksanaan skrining dengan dukungan dinas kesehatan, hingga pembahasan pemenuhan sumber daya manusia, dan pembiayaan layanan kesehatan di UPT Pemasyarakatan.

Bacaan Lainnya

Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menyampaikan bahwa, keikutsertaan petugas dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Sekayu, untuk terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, sekaligus memperkuat jejaring dengan para pemangku kepentingan di bidang kesehatan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap petugas memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai pelaksanaan cek kesehatan gratis, serta skrining penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Pengetahuan dan jejaring yang diperoleh akan menjadi bekal dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan,” ujar Aris.

Ia menambahkan, Lapas Sekayu akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang dicanangkan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melalui penguatan kolaborasi dengan dinas kesehatan, puskesmas, dan seluruh mitra terkait.

Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan layanan kesehatan pemasyarakatan yang semakin optimal, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan aman bagi seluruh penghuni maupun petugas.

Pos terkait