Semarak Pasporia Sriwijaya, Lapas Perempuan Palembang Kenalkan Produk UMKM SiCantik

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, bersama jajaran pegawai dan peserta magang mengikuti kegiatan Pasporia Sriwijaya Immigration Excellence yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang di kawasan Kambang Iwak Palembang.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, bersama jajaran pegawai dan peserta magang mengikuti kegiatan Pasporia Sriwijaya Immigration Excellence yang diselenggarakan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang di kawasan Kambang Iwak Palembang.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 09.30 WIB dengan rangkaian senam aerobik, sambutan, peninjauan layanan permohonan paspor, hingga kunjungan ke stan UMKM, Sabtu (5/9).

Rangkaian kegiatan diawali dengan senam aerobik bersama yang diikuti para peserta dan masyarakat.

Suasana pagi di Kambang Iwak semakin semarak dengan antusiasme peserta mengikuti aktivitas olahraga sebelum memasuki rangkaian utama Pasporia Sriwijaya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pasporia menjadi salah satu upaya mendekatkan layanan keimigrasian kepada masyarakat.

Bacaan Lainnya

Kehadiran layanan paspor di ruang publik memberikan kemudahan sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan prima tidak hanya bergantung pada perkembangan teknologi dan sistem digital, tetapi juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, integritas, dan empati,” ujar Khairil.

Usai rangkaian pembukaan, Desi bersama jajaran mengunjungi lokasi layanan permohonan paspor yang tersedia di area kegiatan. Layanan tersebut menjadi salah satu daya tarik Pasporia karena masyarakat dapat memperoleh akses pelayanan keimigrasian di ruang publik pada akhir pekan.

Rangkaian dilanjutkan dengan mengunjungi stan UMKM SiCantik Lapas Perempuan Palembang yang turut meramaikan kegiatan. Beragam produk hasil pembinaan kemandirian warga binaan ditampilkan dan dipasarkan, mulai dari produk kuliner berupa banana pastry, risol mayo, pie buah, keripik tempe, semprong wijen, roti komplit, keripik bawang, pempek, bakso, hingga Minuman Kopi SiCantik. Selain produk kuliner, stan SiCantik turut menampilkan hasil kerajinan berupa kain songket, jumputan, serta pakaian jadi hasil karya warga binaan.

Desi menyampaikan bahwa keikutsertaan UMKM SiCantik dalam kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan hasil kreativitas dan produktivitas warga binaan kepada masyarakat yang lebih luas.

“Melalui kegiatan seperti ini, produk hasil pembinaan kemandirian warga binaan dapat semakin dikenal masyarakat. Kami berharap kesempatan ini dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi karya mereka sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengembangkan keterampilan dan menghasilkan produk yang berkualitas, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang yang telah berkenan berkolaborasi bersama Lapas Perempuan Palembang untuk kegiatan pelayanan di ruang publik hari ini,” ungkap Desi.

Keikutsertaan UMKM SiCantik juga sejalan dengan semangat 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM melalui program kemandirian.

Melalui partisipasi dalam Pasporia Sriwijaya Immigration Excellence, Lapas Perempuan Palembang tidak hanya memperkuat sinergi dengan jajaran Imigrasi, tetapi juga membuka ruang promosi bagi produk hasil pembinaan warga binaan agar semakin dikenal dan memiliki nilai manfaat di tengah masyarakat.

Pos terkait