INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat sekaligus kembali membuka Mini Bazar SiCantik pada hari terakhir Pasporia Sriwijaya Immigration Excellence di Kambang Iwak Palembang.
Kegiatan yang terbuka untuk masyarakat ini berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, Minggu (6/9).
Layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) diberikan langsung oleh dokter dan nakes Klinik Lapas Perempuan Palembang dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah, berat badan, gula darah, dan asam urat. Serta dilakukan pemberian multivitamin dan masker.
Kehadiran layanan tersebut menjadi bentuk kepedulian Lapas Perempuan Palembang dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di tengah rangkaian Pasporia Sriwijaya.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan bahwa partisipasi pada hari terakhir Pasporia menjadi kesempatan bagi Lapas Perempuan Palembang untuk hadir lebih dekat dan memberikan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Melalui pemeriksaan kesehatan gratis ini, kami ingin kehadiran Lapas Perempuan Palembang dapat memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi dan menghadirkan pelayanan di ruang publik,” ungkap Desi.
Selain layanan kesehatan, jajaran Seksi Kegiatan Kerja kembali menghadirkan Mini Bazar SiCantik dengan beragam produk hasil pembinaan kemandirian warga binaan. Produk yang dipasarkan meliputi banana pastry, risol mayo, pie buah, keripik tempe, semprong wijen, roti komplit, keripik bawang, pempek, bakso, Minuman Kopi SiCantik, serta produk kerajinan berupa kain songket, jumputan, dan pakaian jadi.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Sariany Nababan, mengatakan kehadiran Mini Bazar SiCantik menjadi ruang untuk memperkenalkan produk hasil pembinaan kemandirian warga binaan kepada masyarakat yang lebih luas.
“Melalui Mini Bazar SiCantik, kami berharap produk karya warga binaan semakin dikenal masyarakat. Kesempatan ini juga menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan menghasilkan produk yang berkualitas,” ujar Sariany.
Kehadiran Mini Bazar SiCantik turut sejalan dengan semangat 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya penguatan dan peningkatan pendayagunaan warga binaan untuk menghasilkan produk UMKM melalui program kemandirian.
Melalui layanan kesehatan gratis dan Mini Bazar SiCantik, Lapas Perempuan Palembang menutup partisipasinya dalam rangkaian Pasporia Sriwijaya dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus membuka ruang promosi bagi produk hasil pembinaan kemandirian warga binaan.






















