INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Kantor Wilayah Sumatera Selatan terus berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melalui penguatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) serta penerapan budaya kerja khas Sumatera Selatan yang mengedepankan prinsip Senyum, Sapa, Sigap, Solutif, dan Simpatik, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang resmi menghadirkan inovasi layanan prima bertajuk Sriwijaya Immigration Excellence (SIE).
Sebagai wujud nyata dari pelayanan yang ramah, responsif, solutif, dan berkeadilan, Imigrasi Palembang mendekatkan diri kepada warga dengan membuka Stan Pasporia di kawasan ruang terbuka hijau Kambang Iwak, Palembang.
Layanan khusus ini beroperasi setiap hari Sabtu dan Minggu mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, bertepatan dengan momen aktivitas olahraga dan rekreasi masyarakat akhir pekan.
Kegiatan peluncuran dan pelaksanaan Stan Pasporia ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang beserta jajaran.
Menariknya, suasana kegiatan semakin semarak dengan kehadiran stan pendukung dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Palembang yang turut memamerkan dan memasarkan berbagai produk hasil karya warga binaan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Palembang, Khairil Mirza, S.H., M.H., menjelaskan bahwa strategi pembukaan stan di lokasi publik ini dirancang khusus untuk memangkas jarak dan memberikan kemudahan fleksibilitas waktu bagi warga yang kesulitan mengurus dokumen di hari kerja.
“Langkah ini merupakan strategi kami untuk lebih memudahkan masyarakat dalam pembuatan paspor serta pengurusan dokumen keimigrasian lainnya.
Kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan melalui pelayanan yang cepat, ramah, dan transparan di tengah-tengah lingkungan sosial masyarakat,” ujar Khairil Mirza di sela-sela peninjauan stan.
Inovasi pelayanan luar kantor ini mendapat apresiasi positif dari berbagai pihak, salah satunya dari kalangan media massa.
Pemimpin Umum Media Online Indodaily.co, M. Reza Fajri, S.Psi., menyatakan rasa kagum dan dukungannya terhadap terobosan yang dilakukan oleh pihak Imigrasi Palembang.
“Kami sangat antusias dengan acara yang diselenggarakan oleh instansi ini. Konsep jemput bola seperti ini sangat efektif. Semoga langkah ini terus berkelanjutan sehingga dapat mempermudah sinergi antara instansi dan masyarakat, khususnya dalam hal pemenuhan pelayanan administrasi keimigrasian,” ungkap Reza.
Melalui perpaduan nilai budaya lokal Sumatera Selatan dan efisiensi birokrasi, keberadaan Stan Pasporia di Kambang Iwak diharapkan dapat menjadi standar baru pelayanan publik yang inklusif, humanistis, dan terpercaya bagi seluruh warga Palembang.






















