Lapas Perempuan Palembang Bagikan 130 Porsi Pecel Lele Hasil Budidaya Warga Binaan

Hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang tidak hanya menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Hasil pembinaan kemandirian Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang tidak hanya menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui kegiatan Jumat Berkah, Lapas Perempuan Palembang membagikan 130 porsi pecel lele yang berasal dari hasil budidaya lele di lingkungan lapas kepada masyarakat dan Panti Asuhan Al Kahfi, Jumat (9/10).

Dari total 130 porsi yang disiapkan, sebanyak 70 porsi dibagikan kepada masyarakat, sedangkan 60 porsi lainnya disalurkan kepada anak-anak di Panti Asuhan Al Kahfi.

Ikan lele tersebut merupakan hasil budidaya Warga Binaan melalui program pembinaan kemandirian yang dikelola oleh Seksi Kegiatan Kerja (Giatja) Lapas Perempuan Palembang.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Lapas Perempuan Palembang, Lily Puspa Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan hasil pembinaan agar dapat memberikan dampak positif, baik bagi Warga Binaan maupun masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian Warga Binaan dapat menghasilkan sesuatu yang produktif sekaligus memberikan manfaat bagi orang lain. Harapannya, keterampilan yang mereka pelajari dapat terus berkembang dan menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Lily.

Faris, salah seorang penerima manfaat menyampaikan apresiasi atas kegiatan berbagi yang dilakukan Lapas Perempuan Palembang. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan anak-anak di panti asuhan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan membawa manfaat bagi lebih banyak orang,” ungkap Faris.

Kegiatan Jumat Berkah ini menjadi wujud kepedulian sosial Lapas Perempuan Palembang sekaligus memperlihatkan bahwa hasil pembinaan di dalam lapas dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar. Melalui budidaya lele, Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengalaman dan keterampilan dalam kegiatan produktif, tetapi juga berkesempatan untuk turut berbagi dengan sesama.

Lapas Perempuan Palembang terus mendorong pelaksanaan pembinaan yang produktif dan bermanfaat, sehingga keterampilan yang diperoleh Warga Binaan dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.

Pos terkait