Akibat Jalan Berlobang Dua Mahasiswi Unsri Menjadi Korban Laka Lantas Di Jalintim Palembang – Indralaya

Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal kembali terjadi di Kawasan Ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang - Indralaya KM 28, tepatnya berada di depan SPBU Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Prov. Sumsel. Kamis, tanggal 12 Februari 2026 sekira pukul 18.55 WIB.

INDODAILY.CO, OGAN ILIR, —- Kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) tunggal kembali terjadi di Kawasan Ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang – Indralaya KM 28, tepatnya berada di depan SPBU Palemraya, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Prov. Sumsel. Kamis, tanggal 12 Februari 2026 sekira pukul 18.55 WIB.

Kecelakaan tersebut diduga kuat disebabkan kondisi jalan berlubang yang tidak terlihat oleh pengendara saat melintas.

Korban diketahui merupakan dua orang mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri) Fakultas Ilmu Komputer semester 8 bernama Sabil (21) dan Amel (21) warga Bukit Lama Palembang.

Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Merk Scoopy warna Abu – abu dengan nomor polisi BG 6859 ABX. Kendaraan tersebut melaju dari arah Indralaya menuju Palembang.

Berdasarkan keterangan korban dan saksi di lokasi kejadian, peristiwa itu bermula saat Sabil melintas di ruas jalan Palembang – Indralaya pada kondisi jalan gelap dan minim penerangan. Ketika berada di lokasi kejadian, korban tidak melihat adanya lubang besar di badan jalan, yang sebagian tertutup genangan air.

Bacaan Lainnya

Saat roda depan motor masuk ke dalam lubang, kendaraan korban langsung oleng dan kehilangan keseimbangan. Korban terjatuh ke arah kanan bersama sepeda motor yang dikendarainya dan sempat terseret beberapa meter di badan jalan.

Akibat benturan tersebut, korban bernama Amel mengalami luka yang sangat serius pada bagian tangan sebelah kanan dan kepala. Kemudian korban bernama Sabil terkena sedikit benturan aspal sehingga kepala mengalami sedikit pusing. Sementara sepeda motor mengalami kerusakan pada bagian depan, meliputi bodi pecah, lampu depan rusak, serta spakbor dan komponen kemudi mengalami kerusakan.

Warga sekitar yang mendengar suara benturan keras segera mendatangi lokasi dan memberikan pertolongan kepada kedua korban. Korban kemudian dibantu untuk bangkit dan mendapatkan pertolongan pertama kemudian langsung dilarikan ke RS. Aroyan Indralaya.

Korban Sabil menyatakan bahwa kecelakaan yang dialaminya merupakan musibah akibat buruknya kondisi jalan, bukan kelalaian pribadi. Ia berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan perbaikan permanen pada jalan berlubang tersebut.

“Saya berharap jalan ini segera diperbaiki, supaya tidak ada lagi korban lain, terutama pengendara motor yang melintas pada saat malam hari,” ujar Sabil kepada wartawan Indodaily.co (12/02/2026).

Senada dengan korban, Iskandar (47) warga Desa Palemraya juga menyampaikan keprihatinan. Mereka menilai jalan berlubang di lokasi tersebut sudah lama menjadi keluhan warga dan kerap membahayakan para pengguna jalan.

“Sudah banyak pengendara roda dua yang yang melintas jadi korban. Karena, menghantam lubang di jalan tersebut. Sehari bisa ada dua orang bawa motor yang jatuh karena lubang. Apalagi ditambah musim hujan ini, lubang jalanan semakin parah,”Keluhnya.

Lanjut Iskandar ia mengatakan, bahwa warga berharap adanya tindakan cepat dari pemerintah daerah maupun dinas terkait, karena keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait rencana perbaikan jalan di lokasi kejadian. Warga berharap peristiwa laka lantas tunggal yang menimpa Sabil dan Amel menjadi yang terakhir, dan tidak kembali memakan korban di kemudian hari.

Pos terkait