INDODAILY.CO, PALEMBANG — Sinergitas Polri dan media di Bulan Suci Ramadan 1446 H membagikan ratusan Baca selengkapnya
Berita Kemenkumham
Kategori: Sumsel
Viral! Kapal Tongkang Batu Bara Tabrak Rumah Warga di Pinggir Sungai Musi
INDODAILY.CO, PALEMBANG — Viral di media sosial (medsos) sebuah kapal tongkang mengangkut batu bara menabrak Baca selengkapnya
Bumara FC akhirnya menemani PS Palembang dalam putaran nasional Liga 4 Musim 2024/2025
INDODAILY.CO, PALEMBANG — KMP Bumara FC akhirnya menemani PS Palembang dalam putaran nasional Liga 4 Baca selengkapnya
Siswa SD Tenggelam di Sungai Komering, Tim Sar Lakukan Pencarian
INDODAILY.CO, OKI — Sahira binti hamid (8th) seorang siswi kelas 2 SD Negeri 1 Sukaraja Baca selengkapnya
Danrem 044/Gapo Turut Dampingi Kasad Tinjau Lahan Ketahanan Pangan di OKU Timur
INDODAILY.CO, OKUT – Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Adri Koesdyanto mengikuti rangkaian Kunker (Kunjungan Kerja) Kepala Baca selengkapnya
Bupati Muba H M Toha SH Dukung Penuh Kegiatan Pramuka untuk Pembentukan Karakter Pemuda
INDODAILY.CO, SEKAYU, –- Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha SH menegaskan komitmennya dalam mendukung Baca selengkapnya
Pasar Bedug Ramadhan di Kemuning Palembang Resmi Dibuka, Dukung UMKM dan Penuhi Kebutuhan Takjil
INDODAILY.CO, PALEMBANG — Pasar bedug merupakan pasar dadakan yang tiap tahun selalu hadir menyemarakan bulan Baca selengkapnya
Ajang Silaturahmi Fun Game dan Buka Bersama KMP BUMARA FC Bersama Askot Palembang dan APPSI Sumsel
INDODAILY.CO, PALEMBANG — Para penggiat bola dan juga sejumlah pengurus APPSI(Asosiasi pelatih sepak bola seluruh Baca selengkapnya
Salad Buah, Peluang Bisnis Baru di Desa Rimba Alai
INDODAILY.CO, BANYUASIN – Warga Desa Rimba Alai, Kecamatan Banyuasin III, Kabupaten Banyuasin, kini melihat peluang bisnis baru dalam olahan salad buah setelah mengikuti pelatihan yang diadakan dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan ke-82 Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (14/2) ini dihadiri oleh 30 peserta, yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dan anggota Karang Taruna setempat.
Pelatihan ini digagas oleh Dhini Mutia Appreza, mahasiswi Program Studi Ekonomi Syariah, yang melihat potensi besar buah-buahan lokal di Desa Rimba Alai untuk diolah menjadi produk bernilai jual tinggi. “Desa ini memiliki banyak buah-buahan seperti mangga, pepaya, nanas, dan pisang yang bisa dimanfaatkan menjadi salad buah yang sehat dan lezat,” ujar Dhini dalam sambutannya.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Rimba Alai ini terbagi dalam tiga tahap, yakni pemberian teori, praktik langsung, dan evaluasi. Peserta diajarkan cara mengolah berbagai jenis buah seperti melon, semangka, apel, buah naga, dan anggur dengan tambahan mayones, keju parut, susu kental manis, serta susu evaporasi untuk meningkatkan cita rasa.
Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Ajarkan Kewirausahaan Anak-Anak Desa Sebokor Melalui Kreasi Manik-Manik
INDODAILY.CO, BANYUASIN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan 82 Universitas Islam Negeri Raden Fatah (UIN RF) Palembang mengadakan pelatihan pembuatan aksesoris dari manik-manik bagi anak-anak di Desa Sebokor, Kecamatan Air Kumbang, Kabupaten Banyuasin. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsep kewirausahaan sejak dini serta mengasah kreativitas anak-anak melalui keterampilan kerajinan tangan.
Pelatihan ini dipimpin oleh Mutia Putri Amalia, mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah, dan berlangsung selama tiga hari. Sebanyak 10 anak berusia 9 hingga 12 tahun turut serta dalam kegiatan ini. Program ini merupakan bagian dari tema besar KKN, yakni “Peran Kearifan Lokal dalam Memperkuat Moderasi Beragama di Era Digital,” yang diselenggarakan oleh Pusat Pengabdian Kepada Masyarakat Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) UIN Raden Fatah Palembang.
Dalam kegiatan ini, anak-anak diajarkan mulai dari pengenalan dasar kewirausahaan, pemilihan dan identifikasi bahan baku, hingga perhitungan biaya produksi serta strategi pemasaran sederhana. Pemilihan manik-manik sebagai media pembelajaran dinilai tepat karena bahan ini mudah diperoleh, memiliki harga terjangkau, serta bentuk dan warnanya menarik bagi anak-anak.
Mutia Putri Amalia menyampaikan bahwa keterampilan berwirausaha perlu dikenalkan sejak dini, terutama di daerah pedesaan yang memiliki keterbatasan akses pendidikan formal. Menurutnya, melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar membuat aksesoris, tetapi juga memahami nilai-nilai ekonomi, seperti pengelolaan modal dan keuntungan.
Orang tua peserta menyambut baik program ini. Salah seorang di antaranya, Ibu Sari (37), mengungkapkan bahwa setelah mengikuti pelatihan, anaknya menjadi lebih percaya diri dan mulai memahami bagaimana mengelola uang dengan lebih baik. Ia menambahkan bahwa anaknya bahkan sudah mulai menyisihkan sebagian pendapatannya dari hasil penjualan aksesoris buatannya.
Lapas Sekayu Terima Patroli Sambang Polres Muba, Pastikan Kondisi Aman dan Kondusif
INDODAILY.CO, SEKAYU — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sekayu menerima kegiatan patroli sambang dari anggota Baca selengkapnya
Pastikan Warga Binaan dapat Hak Bantuan Hukum, Kalapas Muara Enim Teken MOU dengan LBBHS
INDODAILY.CO, MUARA ENIM — Dalam rangka memenuhi Hak Warga Binaan mendapatkan Layanan Bantuan Hukum, Lembaga Baca selengkapnya

















