Dirjenpas Mashudi Apresiasi Kreativitas Warga Binaan Lapas Perempuan Palembang

Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, didampingi Ketua Umum PIPAS, Ny. Deasy Mashudi, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Drs. Mashudi, didampingi Ketua Umum PIPAS, Ny. Deasy Mashudi, melakukan kunjungan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang.

Kedatangan pimpinan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tersebut disambut meriah oleh jajaran petugas dan warga binaan. (13/8)

Penyambutan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Warga binaan Lapas Perempuan Palembang menampilkan sejumlah persembahan, di antaranya tari sambut, tari kreasi dan padus yang telah dipersiapkan sebelumnya sebagai bentuk penghormatan sekaligus penyambutan bagi Dirjenpas dan Ketua Umum PIPAS.

Meski kegiatan berlangsung di bawah terik matahari, semangat warga binaan tidak surut. Keceriaan dan antusiasme tampak dalam setiap penampilan yang disuguhkan hingga seluruh rangkaian penyambutan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang untuk memperlihatkan berbagai potensi dan kreativitas warga binaan. Penampilan seni yang ditampilkan menunjukkan bahwa program pembinaan di dalam lapas tidak hanya diarahkan pada peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan kepercayaan diri.

Bacaan Lainnya

Dirjenpas Mashudi mengapresiasi semangat warga binaan dalam mengikuti berbagai program pembinaan serta kreativitas yang ditampilkan dalam penyambutan.

“Kreativitas dan semangat warga binaan merupakan bagian penting dari proses pembinaan. Apa yang ditampilkan hari ini menunjukkan bahwa di balik keterbatasan, mereka memiliki potensi yang dapat terus dikembangkan. Saya berharap pembinaan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi warga binaan untuk kembali ke masyarakat dengan lebih percaya diri dan produktif,” ujar Mashudi.

Sementara itu, Ketua Umum PIPAS, Ny. Deasy Mashudi, menyampaikan apresiasi terhadap Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang yang dinilainya aktif menghadirkan kegiatan kreatif dan inovatif bagi warga binaan.
“Saya sangat mengapresiasi kreativitas yang ditampilkan warga binaan Lapas Perempuan Palembang. Banyak potensi yang terlihat, baik dari sisi seni maupun hasil karya yang dihasilkan. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan berjalan dengan baik dan memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus berkarya,” ungkapnya.

Deasy juga menunjukkan ketertarikannya terhadap produk hasil karya warga binaan, khususnya pakaian yang diproduksi di Lapas Perempuan Palembang. Ia bahkan berencana mengenakan salah satu pakaian hasil karya warga binaan tersebut dalam salah satu agenda terdekatnya sebagai bentuk dukungan dan apresiasi terhadap keterampilan yang telah dikembangkan.
“Saya tertarik dengan hasil karya yang ada di sini dan berencana mengenakan salah satu pakaian hasil karya Lapas Perempuan Palembang dalam agenda saya nanti. Ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan agar karya warga binaan semakin dikenal dan terus dikembangkan,” lanjutnya.

Ia berharap kreativitas dan inovasi yang telah tumbuh di Lapas Perempuan Palembang dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Menurutnya, hasil karya warga binaan tidak hanya menjadi bagian dari program pembinaan, tetapi juga dapat memiliki nilai ekonomi dan manfaat setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan yang mampu menggali potensi warga binaan.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan ruang kepada warga binaan agar dapat mengembangkan potensi, kreativitas, dan keterampilan yang mereka miliki. Apresiasi dari Bapak Dirjenpas dan Ibu Deasy menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan serta menghasilkan karya-karya yang semakin baik dan bernilai,” ucap Desi.

Desi menambahkan, dukungan pimpinan menjadi motivasi bagi jajaran Lapas Perempuan Palembang untuk terus melakukan inovasi dalam pelaksanaan pembinaan.
“Kami berharap hasil pembinaan yang dilakukan di Lapas Perempuan Palembang dapat menjadi bekal positif bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat. Tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga memiliki rasa percaya diri, semangat berkarya, dan kesiapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.” lanjut Desi.

Kunjungan Dirjenpas dan Ketua Umum PIPAS tersebut menjadi momentum penguatan semangat pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang.

Berbagai karya dan kreativitas yang ditampilkan menjadi gambaran bahwa proses pemasyarakatan terus diarahkan untuk membentuk warga binaan agar memiliki keterampilan, produktivitas, serta kesiapan untuk kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat.

Pos terkait