INDODAILY.CO, PALEMBANG – Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) kembali mengusik rasa aman warga Kota Palembang. Kali ini, rumah milik Mely Salfitri (43), seorang ibu rumah tangga di kawasan Jalan H. Azhari, Rawa Bebek, RT 038 RW 007, Kelurahan Kalidoni, menjadi sasaran pelaku.
Peristiwa terjadi pada Senin, 16 Februari 2026, sekitar pukul 13.30 WIB. Ironisnya, dari luar rumah tersebut terlihat baik-baik saja.
Tidak ada pintu yang rusak, tak ada jendela yang dicongkel. Namun saat korban masuk ke dalam rumah usai menginap satu malam di kediaman orang tuanya di kawasan Siliwangi, pemandangan berbeda justru terlihat.
Isi rumah sudah porak-poranda dan sejumlah barang berharga hilang.
Kerugian yang dialami korban ditaksir mencapai Rp50 juta. Barang-barang yang raib di antaranya perhiasan emas sekitar 2,70 suku, dua unit televisi LED, dua speaker aktif, satu sepeda listrik warna merah, hingga mesin air.
Kasus ini telah resmi dilaporkan ke Polrestabes Palembang dengan Nomor: LP/B/619/I/2026/SPKT/Polrestabes Palembang/Polda Sumatera Selatan.
Kuasa hukum korban, Dedy Irawan SH, mengungkapkan kliennya baru menyadari rumahnya dibobol saat mendapati televisi di dalam kamar sudah tidak berada di tempatnya.
“Awalnya tidak curiga karena kondisi rumah dari luar terlihat normal. Tapi setelah dicek ke dalam, ternyata barang-barang sudah hilang,” ujarnya, Sabtu (21/2/2026).
Kecurigaan kemudian mengarah pada rekaman CCTV milik tetangga yang menghadap ke rumah korban. Dari rekaman tersebut, terlihat tiga pria tak dikenal datang menggunakan mobil Mitsubishi Pajero.
Modusnya terbilang rapi. Satu orang tetap berada di dalam mobil, sementara dua lainnya turun dan diduga masuk ke rumah. Seorang lainnya tampak memantau situasi sekitar.
Bahkan, dari rekaman sehari sebelumnya, 15 Februari 2026, sudah terlihat pergerakan yang diduga sebagai survei lokasi.
Peristiwa ini terjadi sehari menjelang bulan puasa, menambah duka bagi korban dan keluarganya.
Pihak kuasa hukum berharap aparat kepolisian bergerak cepat. Rekaman CCTV dinilai menjadi petunjuk kuat untuk mengungkap identitas para pelaku.
Saat ini, penyidik masih mendalami bukti rekaman serta memeriksa sejumlah saksi. Para pelaku masih dalam pengejaran aparat kepolisian. (Hsps)






















