INDODAILY.CO, PALEMBANG– Komitmen menjaga kesehatan warga binaan kembali ditegaskan Lapas Perempuan Palembang melalui kegiatan pemeriksaan status gizi dan pemberian makanan tambahan (PMT) bagi kelompok rentan. Program ini menyasar ibu hamil, ibu menyusui, lanjut usia, serta batita yang membutuhkan perhatian khusus selama menjalani masa pembinaan. (27/2)
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh oleh petugas kesehatan, meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar lengan atas (LILA), serta evaluasi kondisi kesehatan umum. Selain itu, skrining risiko kekurangan gizi turut dilaksanakan guna mendeteksi secara dini potensi anemia maupun kekurangan energi kronis (KEK).
Tak hanya melakukan pemeriksaan, pihak lapas juga menyalurkan makanan tambahan bergizi yang kaya protein, vitamin, dan mineral. Asupan ini diharapkan mampu meningkatkan daya tahan tubuh warga binaan serta mempercepat pemulihan bagi mereka yang tengah menjalani pengobatan.
Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan hak kesehatan warga binaan, terutama kelompok rentan.
“Kami memastikan setiap warga binaan, khususnya yang memiliki kondisi khusus, mendapatkan perhatian dan pemenuhan gizi yang optimal agar tetap sehat selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, petugas kesehatan lapas, dr. Windy Kirani, menjelaskan bahwa pemeriksaan gizi dilakukan secara berkala untuk memantau perkembangan kondisi kesehatan warga binaan. “Melalui pemantauan rutin, kami dapat mendeteksi lebih dini risiko kekurangan gizi maupun anemia, sehingga intervensi seperti pemberian makanan tambahan bisa segera dilakukan secara tepat dan terukur,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa edukasi mengenai pola makan seimbang turut diberikan agar warga binaan memahami pentingnya menjaga asupan nutrisi demi menunjang kesehatan jangka panjang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta lingkungan lapas yang lebih sehat dan kondusif. Pemeriksaan serta pemantauan gizi pun akan dilakukan secara berkala sebagai langkah evaluasi dan penguatan layanan kesehatan berkelanjutan di dalam lapas.






















