INDODAILY.CO, MUARA ENIM — Upaya membangun kesadaran lingkungan berbasis potensi lokal dilakukan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang Angkatan ke-84 Kelompok 74. Melalui inisiatif pembuatan kotak sampah dari bambu, mahasiswa mendistribusikan sarana kebersihan tersebut ke 11 titik strategis di Desa Teluk Jaya, Senin (9/2/2026), sebagai langkah konkret mendorong budaya hidup bersih dan ramah lingkungan.
Program Lingkungan Berbasis Potensi Alam Desa
Program kerja ini lahir dari kepedulian mahasiswa KKN terhadap persoalan kebersihan lingkungan desa yang masih minim fasilitas pendukung. Alih-alih menggunakan bahan pabrikan, Kelompok 74 memilih bambu sebagai material utama karena mudah diperoleh, ramah lingkungan, serta sesuai dengan karakteristik Desa Teluk Jaya yang kaya sumber daya alam.
Seluruh kotak sampah dirancang dan dibuat secara mandiri oleh mahasiswa KKN dengan desain sederhana namun fungsional, sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu lama oleh masyarakat.
Kolaborasi Mahasiswa, Karang Taruna dan Warga
Proses pembuatan kotak sampah bambu melibatkan Karang Taruna dan warga setempat. Kolaborasi ini tidak hanya mempercepat proses pengerjaan, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial yang mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa.

Keterlibatan warga sejak awal diharapkan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas yang telah dibuat, sehingga penggunaannya dapat dijaga dan dirawat bersama.
Sebelas Titik Strategis Jadi Sasaran Distribusi
Sebanyak 11 unit kotak sampah bambu didistribusikan ke sejumlah titik strategis yang sebelumnya minim sarana pembuangan sampah. Lokasi tersebut meliputi instansi pendidikan, fasilitas umum, masjid, Kantor Kepala Desa Teluk Jaya, serta beberapa area dengan aktivitas masyarakat yang cukup tinggi.
Penempatan kotak sampah ini diharapkan dapat memudahkan warga membuang sampah pada tempatnya sekaligus mengurangi kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Dukungan dan Respons Positif Masyarakat
Program ini mendapat sambutan positif dari tokoh masyarakat dan perangkat desa. Mereka menilai inisiatif mahasiswa KKN Kelompok 74 tepat sasaran dan bermanfaat, mengingat keterbatasan fasilitas pengelolaan sampah yang selama ini menjadi salah satu persoalan lingkungan di desa.
Keberadaan kotak sampah bambu dinilai sebagai solusi sederhana namun efektif untuk meningkatkan kebersihan lingkungan secara bertahap.
Dorong Perubahan Perilaku Menuju Lingkungan Bersih
Selain menyediakan sarana fisik, mahasiswa KKN Kelompok 74 berharap program ini dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan. Pemanfaatan bambu sebagai bahan utama juga menjadi contoh bahwa solusi lingkungan dapat dihadirkan dari potensi lokal tanpa harus bergantung pada bahan mahal.
Melalui program ini, Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Kelompok 74 menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata, aplikatif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan desa.
Kelompok 74 - KKN UIN Raden Fatah Palembang Angkatan ke-84






















