Kolaborasi Kampus dan Pemuda ICMI Cetak “Saudagar Muda” di Era Digital

Peserta seminar kewirausahaan berfoto bersama usai kegiatan kolaborasi kampus dan organisasi kepemudaan dalam mendorong lahirnya saudagar muda di era digital di Palembang.

INDODAILY.CO, PALEMBANG — Kolaborasi antara dunia akademik dan organisasi kepemudaan kembali menunjukkan peran strategisnya dalam membangun kemandirian ekonomi generasi muda. Hal ini tercermin dalam seminar kewirausahaan yang digelar di Kampus B UIN Raden Fatah Palembang, kawasan Jakabaring, Sabtu (4/4/2026), yang mengusung semangat mencetak “saudagar muda” di era digital.

Kolaborasi Strategis Dorong Kewirausahaan Muda

Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemuda ICMI Sumatera Selatan bersama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) ini menjadi wujud nyata sinergi lintas sektor dalam membangun generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mandiri dalam bidang ekonomi.

Seminar ini dihadiri sekitar 150 peserta dari kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat generasi muda untuk mengembangkan potensi diri di bidang kewirausahaan.


Transformasi Kreativitas Menjadi Peluang Bisnis

Mengangkat tema “Mengubah Kreativitas Menjadi Bisnis: Peluang Ekonomi Kreatif di Era Teknologi”, kegiatan ini menekankan pentingnya mengoptimalkan kreativitas generasi muda agar dapat dikembangkan menjadi peluang usaha yang bernilai ekonomi.

Peserta tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis, tetapi juga pemahaman praktis mengenai berbagai sektor usaha potensial, mulai dari kuliner, fesyen, hingga pemasaran digital yang kini berkembang pesat di era teknologi.

Bacaan Lainnya

Peran Kampus dalam Mencetak Pencipta Lapangan Kerja

Wakil Dekan III FEBI, Dr. Chandra Zaky Maulana, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk pola pikir mahasiswa agar tidak hanya berorientasi menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha secara mandiri.

Ia menyoroti pentingnya mengarahkan penggunaan teknologi ke arah yang lebih produktif. Menurutnya, kebiasaan konsumtif dalam penggunaan gadget perlu diubah menjadi aktivitas yang mampu menghasilkan nilai ekonomi.


Optimalisasi Potensi Digital Generasi Muda

Ketua Umum Pemuda ICMI Sumatera Selatan, Dr. Zainul Arifin, turut menekankan bahwa generasi muda saat ini sebenarnya memiliki kemampuan digital yang cukup baik, namun belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan produktif.

Ia menyebutkan bahwa banyak anak muda aktif di media sosial, tetapi belum mampu mengelola platform tersebut sebagai sarana bisnis. Oleh karena itu, kegiatan seperti seminar ini menjadi penting untuk memberikan arah dan pemahaman yang tepat.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar generasi muda mampu membangun kesadaran digital yang sehat, sehingga tidak terjebak pada dampak negatif teknologi.


Membangun Ekosistem Saudagar Muda di Era Digital

Konsep “saudagar muda” kembali digaungkan sebagai visi dalam membentuk generasi yang kreatif, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi. Diskusi yang berlangsung interaktif menunjukkan munculnya berbagai ide bisnis dari peserta, menandakan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan ekonomi modern.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi antara kampus dan organisasi kepemudaan mampu menjadi motor penggerak dalam membangun ekosistem kewirausahaan di kalangan generasi muda.

Ke depan, sinergi semacam ini diharapkan terus diperluas agar mampu melahirkan lebih banyak wirausahawan muda yang tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga berkontribusi bagi pembangunan ekonomi masyarakat.

Pos terkait