INDODAILY.CO, MUARA BELITI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Muara Beliti menerima kunjungan kerja dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi XIII Fraksi PKB, H. S.N Prana Putra Sohe.
Dalam rangka meninjau secara langsung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan serta memperkuat sinergi antara lembaga legislatif dan jajaran pemasyarakatan.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas, Herdianto beserta jajaran pejabat struktural.

Dalam kegiatan ini, H SN Prana Putra Sohe melakukan peninjauan terhadap berbagai fasilitas yang ada di dalam lapas, mulai dari blok hunian warga binaan, sarana pembinaan kemandirian, hingga layanan pembinaan kepribadian.
Selain peninjauan, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi dan pemaparan terkait kondisi terkini Lapas Narkotika Muara Beliti.
Berbagai hal menjadi pembahasan, di antaranya tantangan overkapasitas, peningkatan kualitas pembinaan warga binaan, serta kebutuhan dukungan dalam penguatan sarana dan prasarana.
Kalapas Narkotika Muara Beliti, Herdianto mengatakan, bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum penting bagi Lapas Narkotika Muara Beliti untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada angoota Komisi XIII DPR RI, bapak H. SN Prana Putra Sohe, khususnya terkait dukungan kebijakan, anggaran, dan peningkatan sumber daya manusia di lingkungan pemasyarakatan.
“Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin baik serta adanya dukungan nyata dari DPR RI guna mendorong optimalisasi sistem pemasyarakatan yang lebih humanis, profesional, dan berorientasi pada pembinaan serta reintegrasi sosial warga binaan,” ungkapnya.
Sementara Itu, Anggota Komisi XIII DPR RI, H SN Prana Putra Sohe mengatakan kegiatan ini merupakan peninjauan langsung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Lapas Kelas IIA Muara Beliti, guna memastikan proses berjalan dengan baik dan benar.
“Kami mengapresiasi langkah dan kinerja Lapas Narkotika Muara Beliti yang telah banyak melakukan perubahan dalam upaya peningkatan profesionalisme,” ujar Kak Nanan sapaan akrab H. SN Prana Putra Sohe kepada indodaily.co, pada Jumat (17/04/2026).
Dikatakan Kak Nanan, salah satu nya dengan memaksimalkan pemanfaatan teknologi seperti alat deteksi keamanan X-RAY yang telah berfungsi, Optimalisasi CCTV disetiap sudut dan Jammer ( pengacak sinyal ) dalam upaya menekan pelanggaran yang terjadi di lingkungan Lapas.
“Kami berharap komitmen ini terus dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan agar mampu mencapai optimalisasi sistem pemasyarakatan yang Humanis, Profesional dan berorientasi pada pembinaan,” tandasnya.






















