INDODAILY.CO, PALEMBANG — Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Palembang menggelar tes urine massal bagi pegawai dan Warga Binaan, Senin (6/4). Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Lapas Perempuan Palembang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah deteksi dini serta upaya pencegahan dan penindakan terhadap potensi penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.
Selain itu, tes urine juga bertujuan memastikan seluruh petugas dan Warga Binaan berada dalam kondisi sehat serta bebas dari pengaruh zat terlarang, guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Pelaksanaan tes urine dilakukan oleh tim kesehatan Lapas di bawah koordinasi dokter lapas di aula Lapas Perempuan Palembang. Adapun jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari 40 pegawai dengan menggunakan alat tes urine 10 parameter, serta 89 Warga Binaan yang menggunakan alat tes urine 3 hingga 5 parameter. Jumlah tersebut telah memenuhi ketentuan minimal pengambilan sampel, yakni lebih dari 50 persen dari total populasi.
Dokter Lapas Perempuan Palembang, dr. Windy Kirani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga kesehatan sekaligus mencegah penyalahgunaan narkotika di lingkungan lapas.
“Tes urine ini tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga langkah preventif untuk memastikan lingkungan lapas tetap sehat dan bebas dari narkotika. Pemeriksaan dilakukan secara profesional dan hasilnya akan divalidasi bersama pihak BNN,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen dalam menciptakan lapas yang bersih dari narkoba, sekaligus memaknai peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62.
“Melalui momentum HBP ke-62, kami menghadirkan berbagai kegiatan positif, termasuk tes urine massal ini. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam menjaga integritas petugas serta memastikan warga binaan menjalani pembinaan secara sehat dan bebas dari narkoba,” katanya.
Salah satu perwakilan pegawai yang mengikuti kegiatan tersebut juga menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan tes urine ini.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini sebagai bentuk transparansi dan komitmen bersama dalam menjaga integritas. Dengan adanya tes urine secara rutin, kami sebagai petugas merasa lebih termonitor dan termotivasi untuk tetap menjaga profesionalisme serta menjauhi hal-hal yang dapat merusak institusi,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Palembang berharap dapat terus meningkatkan kualitas pembinaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas, sejalan dengan Hari Bakti Pemasyarakatan ke – 62.






















