INDODAILY.CO, PALEMBANG — Antusiasme masyarakat untuk bersilaturahmi pada momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 H terlihat jelas di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang.
Pada hari ini, Minggu (22/03), tercatat sebanyak 893 orang pengunjung mendatangi Lapas guna menemui warga binaan dalam suasana yang tetap tertib dan aman terkendali.
Berdasarkan data laporan layanan, kunjungan hari ini mencakup 240 orang warga binaan perempuan yang menerima kunjungan dari keluarga tercinta.
Adapun rincian pengunjung terdiri dari 284 pria, 351 wanita, dan 294 anak-anak. Angka ini menunjukkan tingginya kerinduan keluarga untuk merayakan hari kemenangan bersama para warga binaan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan bahwa meskipun volume pengunjung sangat tinggi, seluruh alur layanan tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan.
“Kami menyiagakan total 33 personel internal yang terdiri dari tim pengamanan dan tim pelayanan, ditambah bantuan dari Bapas Palembang sebanyak 2 orang. Sinergi ini diperkuat dengan kehadiran personil POLRI untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga,” ujar Desi.
Momen haru pun menyelimuti ruang kunjungan. Salah seorang warga binaan berinisial RS, mengungkapkan rasa syukurnya dapat berkumpul dengan keluarga besar di hari raya ini. “Alhamdulillah, saya sangat bahagia bisa bertemu anak dan suami hari ini. Meskipun di dalam sini, kehadiran mereka memberikan kekuatan baru bagi saya untuk segera menyelesaikan masa pidana dengan baik,” tutur RS.
Senada dengan itu, salah satu keluarga pengunjung berinisial MA, mengapresiasi alur layanan yang disediakan oleh petugas Lapas Perempuan Palembang. “Pelayanannya sangat tertib dan petugasnya ramah. Walaupun yang datang ramai sekali, tapi alurnya jelas jadi kami tidak bingung. Terima kasih sudah memberi kesempatan kami untuk berlebaran bersama keluarga di dalam,” ungkap MA.
Hingga layanan berakhir pukul 16.00 WIB, situasi dilaporkan NIHIL dari permasalahan maupun gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib). Keberhasilan ini tidak lepas dari tindak lanjut petugas yang secara optimal melakukan pengawasan melekat dan monitoring ketat terhadap setiap rangkaian layanan kunjungan.
Desi Andriyani menegaskan bahwa transparansi dan pelayanan humanis menjadi prioritas utama. “Seluruh proses mulai dari pendaftaran hingga pertemuan dilakukan sesuai SOP. Kami bersyukur situasi umum di Lapas Perempuan Palembang hari ini berjalan sangat tertib dan lancar. Kehadiran keluarga merupakan motivasi terbesar bagi warga binaan kami untuk terus berkelakuan baik,” tambahnya.






















