Pastikan Steril Narkoba, Lapas Perempuan Palembang Gelar Tes Urine Mendadak bagi Pegawai dan Warga Binaan

INDODAILY.CO, PALEMBANG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang terus berkomitmen mewujudkan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Sebagai bentuk deteksi dini dan pengawasan ketat, Lapas Perempuan Palembang melaksanakan kegiatan pemeriksaan urine mendadak terhadap pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) pada Rabu (07/01).

Kegiatan yang berlangsung di area klinik Lapas ini menyasar 8 orang pegawai, termasuk Nia dan kawan-kawan, serta 13 orang Warga Binaan, termasuk Lidya Sari binti Darmansyah dan kawan-kawan.

Hasil Pemeriksaan: Seluruhnya Negatif

Berdasarkan hasil pemeriksaan menggunakan alat tes urine multi-parameter, seluruh sampel yang diambil menunjukkan hasil Negatif (-) narkoba. Tidak ditemukan adanya indikasi penggunaan zat terlarang baik dari kalangan petugas maupun warga binaan yang diperiksa.

Kepala Lapas Perempuan Palembang menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).

“Kegiatan ini adalah komitmen nyata kami dalam menciptakan Lapas Perempuan Palembang yang BERSINAR (Bersih Narkoba). Kami tidak memberikan ruang sedikitpun bagi penyalahgunaan narkotika di dalam Lapas. Hasil negatif ini menunjukkan bahwa integritas pegawai tetap terjaga dan pembinaan terhadap warga binaan berjalan dengan koridor yang tepat.” ungkap Desi Andriyani

Prosedur Sesuai Standar Medis

Proses pengambilan urine dilakukan dengan pengawasan ketat oleh tim medis Lapas untuk memastikan keaslian sampel. Dokter Lapas Perempuan Palembang, dr. Windy, menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara transparan dan sesuai standar operasional prosedur (SOP) kesehatan.

dr. Windy, “Pemeriksaan urine hari ini dilakukan secara acak dan mendadak untuk memastikan akurasi hasil di lapangan. Seluruh tahapan, mulai dari pengambilan sampel hingga pembacaan alat tes, dilakukan secara teliti. Hasilnya, baik 8 pegawai maupun 13 warga binaan dinyatakan bersih dari indikasi penggunaan narkotika jenis apapun.”

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Lapas Perempuan Palembang berharap dapat terus mempertahankan kondisi yang kondusif, aman, dan bebas dari pengaruh narkotika demi kelancaran proses pembinaan bagi seluruh warga binaan.

Pos terkait