INDODAILY.CO, CURUP — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Curup melaksanakan kegiatan panen pupuk organik ramah lingkungan hasil produksi Warga Binaan Pemasyarakatan, Selasa (06/01/2026).
Kegiatan panen ini merupakan wujud nyata pembinaan kemandirian yang berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah organik, khususnya sisa sayuran dapur lapas, yang sebelumnya diolah menjadi pupuk organik.
Setelah melalui proses pengolahan dan fermentasi sesuai prosedur, pupuk tersebut kini siap dimanfaatkan.
Panen pupuk organik ini tidak hanya bertujuan mengurangi limbah organik, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan di dalam lapas. Pupuk hasil produksi warga binaan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan pertanian dan perkebunan, seperti perawatan tanaman sayur dan tanaman produktif di area pembinaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Curup, David Rosehan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan warga binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat dan berwawasan lingkungan.
“Melalui pembinaan ini, warga binaan dilatih untuk lebih mandiri, kreatif, serta peduli terhadap lingkungan. Hasilnya dapat langsung dirasakan dan dimanfaatkan,” ujar Kalapas Curup.
Melalui kegiatan panen pupuk organik ini, Lapas Kelas IIA Curup menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan, produktif, dan ramah lingkungan.
Diharapkan keterampilan pengolahan limbah menjadi pupuk organik ini dapat terus dikembangkan sebagai bekal positif bagi warga binaan serta mendukung program ketahanan pangan di lingkungan pemasyarakatan.






















