Pertamina Patra Niaga Perkuat Sinergi Pemulihan Aceh, Pastikan Pasokan BBM Tetap Andal di Tengah Bencana

ACEH, INDODAILY.CO – Pertamina Patra Niaga melalui Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam memastikan ketersediaan energi.

Terkhusus Bahan Bakar Minyak (BBM) guna mendukung proses pemulihan wilayah Aceh pascabencana.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan kerja Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar ke Kabupaten Aceh Utara dan Kabupaten Bireuen, untuk meninjau langsung kondisi lapangan serta memastikan distribusi BBM Solar tetap berjalan lancar dan andal di tengah situasi darurat.

Dalam periode akhir November hingga Desember 2025, penyaluran BBM Solar di wilayah Aceh tercatat meningkat hampir 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Total realisasi penyaluran mencapai lebih dari 5.400 kiloliter, atau meningkat sekitar 900 kiloliter, seiring dengan meningkatnya kebutuhan energi untuk mendukung aktivitas pemulihan di wilayah terdampak bencana.

Bacaan Lainnya

Peningkatan penyaluran Solar tersebut antara lain digunakan untuk menopang operasional pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD), serta sistem cadangan (backup system) PLN di wilayah terdampak.

Ketersediaan Solar menjadi faktor krusial dalam menjaga keandalan kelistrikan, terutama untuk memastikan layanan publik, fasilitas vital, serta pusat-pusat pemulihan masyarakat tetap dapat beroperasi selama masa tanggap darurat dan pemulihan.

Selain memastikan kelancaran pasokan BBM bagi masyarakat dan sektor strategis, Pertamina Patra Niaga juga mendukung pemenuhan BBM Solar dan Gasoline (bensin).

Terutama untuk program bantuan 1.000 unit genset dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang disalurkan ke Provinsi Aceh.

Program tersebut meliputi 500 unit genset di Aceh Tengah, 300 unit di Lhokseumawe, dan 200 unit di Banda Aceh, yang digunakan untuk menopang pasokan listrik sementara di wilayah terdampak bencana dan lokasi layanan publik.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, manajemen Pertamina Patra Niaga turut meninjau sejumlah lokasi di Desa Riseh Tunong, Kabupaten Aceh Utara, serta Desa Pante Peusangan dan Kabupaten Bireuen, guna melihat langsung tantangan distribusi energi dan kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak.

Sebagai bagian dari kepedulian perusahaan terhadap masyarakat, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan bantuan paket kebutuhan pokok berupa beras, minyak goreng, dan mi instan.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dan diterima langsung oleh kepala desa setempat, untuk selanjutnya disalurkan kepada warga yang membutuhkan.

Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Achmad Muchtasyar berujar, keandalan pasokan Solar memiliki peran strategis dalam mendukung pemulihan Aceh.

Di tengah kondisi bencana, Solar memiliki peran strategis untuk menjaga kelistrikan, mendukung operasional PLTD dan genset, serta memastikan layanan publik tetap berjalan.

“Pertamina Patra Niaga terus bersinergi dengan PLN, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi energi tetap terjaga dan tepat sasaran,” ujarnya.

Menurut Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi, pemantauan stok dan distribusi BBM di Aceh dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.

“Kami mengupayakan distribusi Solar di Aceh tetap berjalan optimal sebagai bagian dari dukungan pemulihan wilayah, termasuk menjaga keandalan kelistrikan melalui PLTD dan sistem cadangan PLN, sekaligus menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat terdampak,” jelas Sunardi.

Melalui sinergi yang berkelanjutan antara penyediaan energi, dukungan program pemerintah, dan kepedulian sosial, Pertamina Patra Niaga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemulihan Aceh dengan memastikan ketersediaan BBM Solar yang aman, andal, dan berkesinambungan.

Pos terkait