Sambut Paskah, 9 Warga Binaan Kristiani Lapas Perempuan Palembang Ikuti Ibadah Onsite Penuh Khidmat

Sambut Paskah, 9 Warga Binaan Kristiani Lapas Perempuan Palembang Ikuti Ibadah Onsite Penuh Khidmat

INDODAILY.CO, PALEMBANG — Suasana damai dan khidmat menyelimuti Gereja Naomi di dalam Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang pada hari ini, Rabu (01/04). Sebanyak 9 (sembilan) orang warga binaan yang beragama Kristiani melaksanakan ibadah Paskah secara langsung (onsite) bersama tim pelayanan gereja.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini menjadi momen spesial bagi para warga binaan. Jika biasanya pembinaan kerohanian dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting, khusus dalam rangka menyambut Paskah tahun 2026 ini, Yayasan Pelayanan Warga Binaan Pemasyarakatan (YPWBP) Cahaya Kasih hadir langsung ke Lapas untuk memimpin ibadah secara tatap muka.

Ibadah dipimpin oleh Pdt. Renaldi Ginting, yang membawakan pesan damai dan harapan baru bagi seluruh warga binaan dalam menjalani masa pembinaan. Kehadiran fisik para pelayan gereja ini memberikan penguatan spiritual yang lebih mendalam dibandingkan pertemuan rutin melalui layar digital.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menegaskan bahwa pemberian izin ibadah secara onsite ini merupakan bentuk komitmen institusi dalam memenuhi hak dasar warga binaan untuk menjalankan ibadah sesuai keyakinannya secara maksimal.

“Kami menyambut baik kehadiran tim dari Yayasan Cahaya Kasih. Hari ini ada 9 orang warga binaan kami yang mengikuti ibadah Paskah. Perubahan dari yang biasanya melalui Zoom menjadi ibadah langsung ini sangat penting untuk menyentuh aspek mental dan spiritual mereka, agar mereka merasakan dukungan nyata dalam proses transformasi diri,” ujar Desi.

Bacaan Lainnya

Pihak YPWBP Cahaya Kasih melalui Pdt. Renaldi Ginting juga menyampaikan apresiasinya atas keterbukaan pihak Lapas yang memfasilitasi jadwal kunjungan ibadah onsite ke LPP Palembang hari ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada Lapas Perempuan Palembang yang telah memberikan ruang bagi kami untuk melayani secara langsung. Paskah adalah simbol harapan, dan kami ingin memastikan saudara-saudara kita di sini tetap memiliki harapan yang kuat untuk masa depan yang lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan diawasi langsung oleh petugas pengamanan guna memastikan situasi tetap kondusif. Melalui perayaan Paskah ini, diharapkan para warga binaan mendapatkan ketenangan batin serta penguatan iman sebagai bekal positif saat kembali ke tengah masyarakat nantinya.

Pos terkait