Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan: LPKA Maros Maknai Hari Anak Nasional dengan PMP dan Basuh Kaki Orang Tua

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan".

INDODAILY.CO, MAROS — Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Maros melaksanakan pemberian Pengurangan Masa Pidana (PMP) kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Kelas II Maros ini dirangkaikan dengan prosesi Basuh Kaki Orang Tua sebagai bentuk pembinaan yang menanamkan nilai penghormatan, kasih sayang, serta tanggung jawab kepada keluarga.

Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros mewakili Bupati Maros, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Maros, perwakilan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Kementerian Agama Kabupaten Maros, serta orang tua Anak Binaan.

Sebanyak 41 Anak Binaan menerima Pengurangan Masa Pidana, dengan rincian 28 orang memperoleh pengurangan selama 1 bulan, 4 orang memperoleh pengurangan selama 2 bulan, dan 9 orang memperoleh pengurangan selama 3 bulan.

Surat Keputusan Pengurangan Masa Pidana diserahkan secara simbolis oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan, didampingi Kepala LPKA Kelas II Maros dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Maros.

Sebagai bentuk kepedulian dan apresiasi kepada keluarga yang terus memberikan dukungan kepada Anak Binaan, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bingkisan kepada keluarga Anak Binaan yang hadir.

Rangkaian kegiatan semakin bermakna dengan penampilan puisi dan musik akustik yang dibawakan oleh Anak Binaan sebagai wujud ekspresi kreativitas dan hasil pembinaan yang selama ini dijalankan di LPKA Kelas II Maros. Suasana haru semakin terasa saat kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Basuh Kaki Orang Tua.

Momen tersebut menjadi ruang refleksi bagi Anak Binaan untuk menyampaikan rasa hormat, kasih sayang, serta permohonan maaf kepada orang tua atas kesalahan yang pernah dilakukan.

Kehadiran keluarga menjadi dukungan moral yang penting dalam proses pembinaan dan pemulihan hubungan emosional antara anak dan orang tua.

Melalui peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2026 dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, LPKA Kelas II Maros menegaskan komitmennya untuk terus mengintegrasikan pemenuhan hak Anak Binaan dengan pembinaan yang berorientasi pada penguatan karakter, pendidikan, serta nilai-nilai kemanusiaan.

Pemberian Pengurangan Masa Pidana, penampilan kreativitas Anak Binaan, prosesi Basuh Kaki Orang Tua, serta pemberian bingkisan kepada keluarga menjadi rangkaian kegiatan yang mencerminkan pendekatan pembinaan yang humanis dan berbasis kekeluargaan.

Diharapkan momentum ini semakin memotivasi Anak Binaan untuk terus memperbaiki diri, menghormati orang tua, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang bertanggung jawab dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Pos terkait