INDODAILY.CO, BANYUASIN — Dalam rangka meningkatkan kewaspadaan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama Bulan Suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin melaksanakan Apel Siaga Peningkatan Kewaspadaan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Bapak Erwedi Supriyatno.
Dalam amanatnya, Kakanwil Ditjenpas Sumsel Erwedi Supriyatno menyampaikan bahwa apel siaga ini merupakan wujud komitmen dan kesiapsiagaan seluruh jajaran pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri.
“Apel siaga ini merupakan bentuk komitmen dan kesiapsiagaan seluruh jajaran pemasyarakatan dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan hingga perayaan Hari Raya Idul Fitri. Momentum Ramadhan dan Idul Fitri merupakan waktu yang penuh makna bagi masyarakat, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan, sehingga memerlukan perhatian dan pengamanan yang lebih optimal untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa pelaksanaan apel siaga ini merupakan bagian dari upaya mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam mewujudkan Lapas dan Rutan yang aman, bersih, dan berintegritas.
Peningkatan kewaspadaan selama Ramadhan dan Idul Fitri menjadi langkah strategis untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, termasuk mencegah peredaran narkoba, praktik penipuan, serta berbagai bentuk pelanggaran yang dapat mengganggu stabilitas lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, keamanan merupakan fondasi utama dalam sistem penyelenggaraan pemasyarakatan. Tanpa situasi yang aman dan kondusif, pelaksanaan program pembinaan, pelayanan, serta pemberdayaan warga binaan tidak dapat berjalan secara optimal.
Oleh karena itu, kesiapsiagaan yang dibangun melalui apel siaga menjadi prasyarat penting bagi keberlangsungan seluruh program pembinaan yang berkelanjutan.
Lebih lanjut, Bapak Erwedi menambahkan bahwa bulan suci Ramadhan juga menjadi momentum pembinaan spiritual bagi warga binaan.
Dalam suasana yang aman dan tertib, berbagai kegiatan keagamaan, pembinaan mental, serta penguatan nilai-nilai moral dapat dilaksanakan dengan baik. Hal tersebut diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku serta meningkatkan kualitas diri warga binaan sebagai bekal ketika kembali ke tengah masyarakat.
Dalam arahannya, ia menekankan kepada seluruh jajaran pemasyarakatan agar melaksanakan tugas pengamanan selama Ramadhan dan Idul Fitri dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta integritas.
Petugas diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan pada titik-titik rawan, melaksanakan kontrol dan penggeledahan secara rutin sesuai prosedur, serta mengoptimalkan koordinasi dan sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait lainnya.
Selain itu, dalam pelaksanaan tugas pengamanan, seluruh petugas juga diingatkan untuk tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan pelayanan yang baik, khususnya dalam mendukung pelaksanaan kegiatan ibadah warga binaan serta layanan kunjungan keluarga pada momentum Hari Raya Idul Fitri.
Di akhir amanatnya, Bapak Erwedi Supriyatno berharap apel siaga ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi dan soliditas seluruh jajaran pemasyarakatan di Sumatera Selatan.
“Jadikan tugas pengamanan ini sebagai bentuk pengabdian yang tulus, sekaligus wujud integritas dan loyalitas kita kepada institusi, masyarakat, serta negara. Saya berharap seluruh jajaran dapat menjalankan tugas ini dengan penuh dedikasi, sehingga situasi keamanan dan ketertiban di seluruh Lapas dan Rutan di wilayah Sumatera Selatan tetap terjaga dengan baik selama bulan suci Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri,” pungkasnya.






















