Tumbuhkan Kemandirian, Lapas Perempuan Palembang Salurkan Gerobak Usaha untuk Eks Warga Binaan di HBP ke-62

Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian eks warga binaan melalui penyaluran bantuan gerobak usaha dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026.

INDODAILY.CO, PALEMBANG — Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian eks warga binaan melalui penyaluran bantuan gerobak usaha dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, kepada eks warga binaan, dengan disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan, Erwedi Supriyatno. Kegiatan berlangsung di Teras Cafe Lapas Perempuan Palembang pada Senin (13/4).

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung reintegrasi sosial eks warga binaan, sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian melalui sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Ditjenpas Sumsel, Erwedi Supriyatno, menegaskan bahwa program pemasyarakatan harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat luas.

“Program ini merupakan wujud nyata bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan di dalam, tetapi juga harus berdampak bagi masyarakat. Kami berharap bantuan gerobak usaha ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai langkah awal membangun kemandirian ekonomi, sehingga eks warga binaan dapat kembali ke masyarakat dengan membawa perubahan positif,” ujarnya.

Sementara itu, Kalapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Lapas dalam memastikan keberlanjutan pembinaan, bahkan setelah warga binaan kembali ke masyarakat.

“Bantuan ini bukan hanya sekadar fasilitas, tetapi menjadi bentuk dukungan moral dan motivasi bagi eks warga binaan untuk memulai kehidupan baru yang lebih baik, mandiri, dan produktif,” ungkapnya.

Salah satu penerima bantuan, Anggraeni, mengungkapkan rasa syukur dan harapannya atas kesempatan yang diberikan.

“Saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ini menjadi awal bagi saya untuk membuka usaha dan membuktikan bahwa saya bisa mandiri serta menjalani kehidupan yang lebih baik ke depannya,” tuturnya.

Melalui program ini, Lapas Perempuan Palembang terus memperkuat perannya dalam menciptakan eks warga binaan yang tidak hanya siap kembali ke masyarakat, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi dan berkontribusi positif.

Pos terkait