INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Membuktikan bahwa kreativitas dan potensi tidak dibatasi oleh ruang dan keadaan, enam warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang sukses mencuri perhatian melalui Parade Fashion Si Cantik dalam ajang bergengsi Palembang Fashion Week (PFW) 2026 yang digelar di Top Hall M3 PTC Mall, Sabtu (8/11).
Dengan penuh percaya diri, para warga binaan tampil di atas panggung runway membawakan karya busana yang mengangkat kekayaan kain wastra Sumatera Selatan, yakni batik dan jumputan.
Sebanyak tujuh busana hasil kreativitas warga binaan diperagakan dalam parade fashion tersebut, menghadirkan perpaduan keindahan budaya lokal dengan sentuhan desain kreatif dan modern.
Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00 hingga 16.30 WIB ini diikuti enam warga binaan, terdiri atas satu orang fashion designer dan lima orang model runway Si Cantik PFW 2026. Penampilan mereka menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam Lapas mampu melahirkan kreativitas dan kepercayaan diri.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, menyampaikan rasa bangga atas kesempatan yang diberikan kepada warga binaan untuk tampil dalam ajang fashion bergengsi tersebut.
“Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan kemampuan mereka kepada masyarakat. Kami ingin membuktikan bahwa warga binaan mampu berkarya dan menghasilkan sesuatu yang membanggakan. Semoga pengalaman ini menjadi motivasi untuk terus berkembang dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkap Desi.
Kesuksesan kegiatan ini turut didukung 12 mitra dan sponsor, di antaranya Perempuan Indonesia Maju (PIM) Sumsel, PIM Kota Palembang, PWC, Kantor Hukum Connie Pania Putri, Kantor Hukum Supendi, PT Gema, Womenpreneur, Advertising Rawhite Media Promosindo, Rumah Butik Emy, IWAPI, serta Miss Grand Tourism Best Talent ’23 yang berperan sebagai coach catwalk.
Salah satu sponsor, Connie Pania Putri, menyampaikan apresiasinya terhadap keikutsertaan warga binaan dalam ajang tersebut. Menurutnya, kesempatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap pemberdayaan perempuan sekaligus ruang bagi warga binaan untuk menunjukkan potensi dan kreativitasnya.
“Kami sangat mengapresiasi semangat dan keberanian warga binaan. Mereka telah membuktikan bahwa setiap perempuan memiliki potensi untuk berkarya dan berkembang. Semoga kesempatan seperti ini terus terbuka dan menjadi motivasi bagi mereka untuk semakin percaya diri,” ujar Connie.
Kebahagiaan juga dirasakan TM, salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan tersebut. Ia mengaku bangga mendapat kesempatan tampil dan memperkenalkan karya warga binaan kepada masyarakat.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Palembang Fashion Week 2026. Pengalaman ini sangat berharga dan membuat kami semakin percaya diri. Kami ingin menunjukkan bahwa meskipun sedang menjalani pembinaan, kami tetap bisa berkarya dan menghasilkan sesuatu yang membanggakan,” tutur TM.
Melalui partisipasi ini, Lapas Perempuan Palembang menunjukkan komitmennya menghadirkan pembinaan yang kreatif dan produktif.
Lebih dari sekadar peragaan busana, kegiatan ini menjadi panggung pembuktian bahwa kreativitas tetap tumbuh dan harapan untuk menjadi lebih baik selalu terbuka.






















