INDODAILY.CO, PALEMBANG — Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, SH.,MH menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Bapak H. Alex Noedin mantan Gubernur Sumatera Selatan periode 2008–2018.
Menurut Firdaus, kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi masyarakat Sumatera Selatan, karena sosoknya dikenal sebagai pemimpin dengan visi besar yang meninggalkan jejak nyata dalam pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
“Sumatera Selatan kehilangan salah satu putra terbaiknya. Beliau bukan hanya pemimpin, tetapi tokoh yang berani mengambil langkah besar demi masa depan rakyatnya,” ujar FH sapaan akrab Firdaus Hasbullah kepada indodaily.co, pada Kamis (26/02/2026).

FH menyebut, pihaknya menilai berbagai kebijakan strategis yang pernah digagas almarhum, seperti program sekolah gratis dan berobat gratis, menjadi tonggak penting dalam meningkatkan akses pendidikan dan layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
Selain itu, pembangunan kawasan olahraga terpadu Jakabaring Sports City di Palembang juga disebut sebagai simbol kemajuan daerah yang mengangkat nama Sumatera Selatan hingga ke tingkat nasional dan internasional.
“Kawasan Jakabaring bukan sekadar fasilitas olahraga, tetapi lambang kebanggaan daerah. Dari sanalah Sumatera Selatan menunjukkan diri sebagai tuan rumah berbagai ajang besar dunia. Itu bukti nyata visi kepemimpinan beliau,” tambah FH.
FH menegaskan bahwa almarhum akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang memilih bergerak maju dengan gagasan besar dan keberanian dalam mengambil keputusan.
“Yang beliau tinggalkan bukan hanya kenangan, tetapi karya dan manfaat nyata yang masih dirasakan masyarakat hingga hari ini. Dari anak-anak yang bisa bersekolah tanpa biaya, hingga masyarakat yang memperoleh layanan kesehatan dengan lebih mudah,” katanya.
FH menuturkan, pihaknya juga mengajak kepada seluruh masyarakat indonesia khususnya Sumatera Selatan, untuk mendoakan almarhum agar segala amal ibadahnya diterima oleh Allah SWT.
“Selamat jalan bapak pelopor sekolah dan berobat gratis. Terima kasih atas pengabdian, mimpi, dan keberanian membangun Sumatera Selatan. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni khilafnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” imbuh FH.
FH menambahkan, Sumatera Selatan berduka, namun warisan perjuangannya akan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan daerah.






















