INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Tawa dan keceriaan anak-anak mewarnai layanan kunjungan keluarga di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Sabtu (29/8).
Bertepatan dengan momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, kunjungan keluarga kali ini dikemas berbeda dengan mengusung tema “Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Keluarga.”
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi warga binaan untuk melepas rindu bersama keluarga, khususnya anak-anak.
Selain bertemu dan bercengkerama, keluarga yang hadir juga diajak menikmati suasana kebersamaan melalui sejumlah perlombaan yang disiapkan khusus bagi anak-anak warga binaan.
Sebanyak 213 pengunjung tercatat hadir untuk mengunjungi 85 warga binaan. Antusiasme terlihat sejak kegiatan dimulai. Anak-anak tampak bersemangat mengikuti berbagai perlombaan yang dikemas sederhana, namun sarat dengan suasana kebersamaan.
Untuk anak usia 6–9 tahun, panitia menyiapkan lomba makan kerupuk dan tiup gelas. Sementara anak usia 3–5 tahun mengikuti lomba memindahkan bola kecil. Ada pula lomba makan pisang yang dilakukan secara berpasangan antara anak dan ibu dan terbuka bagi seluruh kategori usia anak.
Sorak-sorai keluarga dan gelak tawa anak-anak pun memenuhi area kunjungan. Bagi warga binaan, kehadiran anak dan keluarga bukan sekadar kunjungan, melainkan menjadi momen berharga untuk menjaga kedekatan dan mendapatkan dukungan selama menjalani proses pembinaan.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen lapas dalam memberikan pelayanan kunjungan yang aman, tertib, sekaligus mengedepankan sisi humanis.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang datang mengunjungi orang tuanya. Momentum Hari Kemerdekaan menjadi sarana untuk mempererat hubungan emosional antara warga binaan dan keluarga, sekaligus memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Desi.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan. Kedekatan dan dukungan dari keluarga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Seksi Administrasi dan Keamanan dan Ketertiban Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Assetia Chodijah, menegaskan bahwa aspek keamanan dan ketertiban tetap menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan kunjungan.
“Kami memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Namun, pelayanan kunjungan juga harus mampu memberikan ruang yang nyaman dan humanis bagi warga binaan dan keluarganya. Karena pertemuan dengan keluarga dapat memberikan dukungan moral yang sangat berarti bagi warga binaan,” kata Assetia.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi salah satu bentuk upaya lapas dalam menciptakan layanan pemasyarakatan yang tidak hanya berorientasi pada keamanan, tetapi juga memperhatikan kebutuhan sosial dan emosional warga binaan.
Salah seorang pengunjung yang hadir bersama anaknya mengaku senang dengan konsep kunjungan yang berbeda tersebut. Menurutnya, kesempatan bermain dan mengikuti perlombaan bersama ibu memberikan pengalaman yang berkesan bagi anak.
“Kami senang sekali dengan kegiatan seperti ini. Anak-anak bisa bertemu dan bermain bersama ibunya dalam suasana yang menyenangkan. Bagi kami, momen seperti ini sangat berarti karena bisa membuat hubungan ibu dan anak tetap dekat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Anak-anak terlihat antusias mengikuti setiap perlombaan, sementara para ibu memberikan dukungan dan semangat dari sisi arena. Kebersamaan sederhana tersebut menghadirkan suasana hangat di tengah lingkungan lapas.
Tema “Kemerdekaan Sejati Dimulai dari Keluarga” menjadi pesan penting yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut. Kemerdekaan dimaknai tidak hanya sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk membangun kembali hubungan, memberikan dukungan, serta menumbuhkan harapan melalui keluarga.
Kehadiran keluarga diharapkan dapat menjadi energi positif bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan. Dukungan tersebut juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mereka untuk kembali berperan secara positif di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan kunjungan keluarga ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang profesional, akuntabel, dan humanis.
Semangat tersebut sejalan dengan Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk masyarakat, dengan menempatkan pembinaan dan penguatan hubungan keluarga sebagai bagian dari upaya mewujudkan perubahan yang berdampak positif bagi warga binaan dan masyarakat.






















