INDODAILY.CO, BATURAJA, —- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja memperkuat program pembinaan kerohanian bagi para warga binaan melalui pendekatan berbasis pesantren.
Langkah strategis ini ditempuh guna membentuk karakter, memperbaiki akhlak, serta memberikan bekal spiritual yang kuat bagi para penghuni rutan selama menjalani masa hukuman. (3/9/2026)
Berpusat di Masjid Baitul Ghafur yang berada di dalam kompleks Rutan Baturaja, kegiatan pembinaan agama ini diselenggarakan secara intensif dan berkelanjutan.
Suasana masjid tampak hidup dengan hadirnya deretan warga binaan yang tekun mengikuti setiap tahapan pembelajaran agama, mulai dari pendalaman Al-Qur’an, fikih ibadah, hingga penyampaian materi akhlak mulia.
Keberhasilan dan keberlanjutan program ini didukung penuh oleh sinergi bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Melalui kerja sama resmi yang telah terjalin, para penyuluh agama dari Kemenag OKU secara rutin diterjunkan langsung ke rutan untuk mengisi berbagai kajian, memberikan bimbingan ibadah, serta menyampaikan motivasi keagamaan.
Kehadiran para penyuluh Kemenag OKU tidak hanya berfokus pada transfer ilmu agama secara teoretis, tetapi juga menyentuh aspek psikologis dan mental warga binaan. Lewat pendekatan yang humanis dan penuh empati, para penceramah secara konsisten mendorong warga binaan untuk menjadikan masa pidana sebagai momentum penyesalan mendalam, tempat introspeksi diri, serta sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melalui penguatan pembinaan berbasis pesantren ini, Rutan Baturaja berharap para warga binaan tidak hanya mengalami perubahan perilaku yang positif selama berada di dalam rutan, tetapi juga memiliki fondasi keimanan yang kokoh ketika kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang baru dan lebih bertakwa.
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#KanwilDitjenPasSumsel
#RutanBaturaja






















