Tebar 2.000 Bibit Lele, Lapas Kelas I Palembang Dorong Kemandirian Warga Binaan

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang melalui Bidang Kegiatan Kerja melaksanakan kegiatan penebaran 2.000 bibit ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan bagi Warga Binaan, Selasa (1/9).

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Palembang melalui Bidang Kegiatan Kerja melaksanakan kegiatan penebaran 2.000 bibit ikan lele sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan bagi Warga Binaan, Selasa (1/9).

Kepala Lapas Kelas I Palembang, M. Pithra Jaya Saragih, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya ikan lele merupakan salah satu upaya Lapas dalam memberikan pembinaan yang produktif dan berkelanjutan kepada Warga Binaan.

“Pembinaan kemandirian tidak hanya memberikan keterampilan, tetapi juga menjadi bekal bagi warga binaan agar memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat.

Melalui budidaya ikan lele ini, kami berharap mereka dapat belajar, terampil, dan mampu melihat peluang usaha secara mandiri,” ujarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan di kolam budidaya Lapas Kelas I Palembang tersebut melibatkan Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Kepala Seksi Sarana Kerja, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Kepala Seksi Pengelolaan Hasil Kerja beserta jajaran staf. Sebelum penebaran, kolam telah dipersiapkan dan dipastikan dalam kondisi layak untuk mendukung proses budidaya.

Bacaan Lainnya

Petugas juga memperhatikan kondisi kolam dan kualitas air serta memastikan proses penebaran dilakukan sesuai dengan teknis budidaya yang tepat. Sebanyak 2.000 ekor bibit ikan lele kemudian ditebar ke dalam kolam sebagai tahap awal pengembangan budidaya ikan lele di Lapas Kelas I Palembang.

Selanjutnya, kegiatan budidaya akan dilakukan melalui pemantauan dan perawatan kolam secara rutin, pemberian pakan sesuai tahapan pertumbuhan, serta monitoring perkembangan ikan secara berkala.

Lapas Kelas I Palembang berkomitmen untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.

Pos terkait