Gelar Pembaretan Jelang Pelantikan, Lapas Perempuan Palembang Tempa Kesiapan Para CPNS

Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang melaksanakan pembaretan terhadap delapan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagai bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kedisiplinan.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang melaksanakan pembaretan terhadap delapan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebagai bagian dari rangkaian pembinaan dan penguatan kedisiplinan.

Prosesi pembaretan dilaksanakan di Lapangan Utama Lapas Perempuan Palembang setelah para CPNS mengikuti pelatihan fisik dan mental, Selasa (1/9).

Sebelum memasuki prosesi pembaretan, delapan CPNS terlebih dahulu mengikuti rangkaian pelatihan fisik dan mental pada sore hari.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembentukan kesiapan, kedisiplinan, kekompakan, serta ketangguhan dalam menjalankan tugas sebagai insan Pemasyarakatan.

Usai menyelesaikan rangkaian pelatihan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pembaretan di Lapangan Utama Lapas Perempuan Palembang. Penyematan baret menjadi penanda selesainya rangkaian kegiatan yang telah diikuti para CPNS. Kegiatan kemudian ditutup dengan pembaretan dengan ditandai penyiraman Air Bunga serta pemasangan Baret Oleh Kalapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani bersama jajaran.

Bacaan Lainnya

Kalapas Desi Andriyani, menyampaikan bahwa pembaretan tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan bagi CPNS, tetapi juga momentum untuk menanamkan kesiapan dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

“Pembaretan ini bukan sekadar penyematan baret, tetapi menjadi momentum bagi para CPNS untuk semakin memahami tanggung jawab sebagai bagian dari Pemasyarakatan. Kedisiplinan, integritas, kekompakan, dan kesiapan dalam menjalankan tugas harus terus dijaga dan diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” ujar Desi.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Titik Daryani, menekankan pentingnya ketangguhan fisik dan mental sebagai bekal bagi CPNS dalam menghadapi dinamika tugas di lingkungan Pemasyarakatan.

“Pelatihan fisik dan mental yang dilanjutkan dengan pembaretan ini diharapkan membentuk CPNS yang tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama. Apa yang diperoleh dalam kegiatan ini harus menjadi bekal untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan tetap mematuhi aturan yang berlaku,” ungkap Titik.

Melalui rangkaian pelatihan fisik dan mental hingga pembaretan, Lapas Perempuan Palembang berupaya membentuk delapan CPNS yang tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki kedisiplinan, mental yang kuat, serta rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Pembaretan diharapkan menjadi awal bagi para CPNS untuk terus mengembangkan profesionalisme dan memberikan kontribusi terbaik sebagai bagian dari Pemasyarakatan.

Pos terkait