INDODAILY.CO, BATURAJA, —- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja mengintensifkan program pembinaan mental dan kerohanian bagi para warga binaan dengan mengadopsi pola pendidikan berbasis pesantren. (10/9/2026).
Langkah ini diambil untuk merevolusi mental, memperbaiki moral, serta membekali para penghuni rutan dengan pemahaman agama yang mendalam selama menjalani masa hukuman.
Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Masjid Baitul Ghafur yang berlokasi di dalam area Rutan Baturaja.
Para warga binaan secara rutin dan antusias mengikuti beragam program pembelajaran spiritual, mulai dari seni membaca dan mendalami Al-Qur’an, pemahaman tata cara ibadah (fikih), hingga penanaman nilai-nilai akhlak terpuji.
Program ini berjalan optimal berkat kolaborasi strategis dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Berdasarkan kesepakatan kerja sama yang ada, para ustaz dan penyuluh dari Kemenag OKU hadir secara berkala untuk memberikan bimbingan spiritual, kajian keagamaan, serta motivasi hidup.
Pola pendekatan yang diterapkan para penyuluh Kemenag OKU tidak sebatas penyampaian teori, melainkan juga menyasar aspek kejiwaan para warga binaan secara humanis. Mereka dibimbing untuk memosisikan masa pemidanaan sebagai ajang perenungan, pertaubatan, dan sarana mempererat hubungan dengan Sang Pencipta.
Melalui transformasi pembinaan gaya pesantren ini, pihak Rutan Baturaja optimistis para warga binaan mampu memperbaiki perilaku secara berkelanjutan, sehingga saat bebas nanti mereka siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang berakhlak mulia dan bertakwa.
#Kemenimipas
#Ditjenpas
#KanwilDitjenPasSumsel
#RutanBaturaja






















