Berbagi di Tengah Kabut Asap, Lapas Perempuan Palembang Salurkan 100 Paket Roti kepada Masyarakat

Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang, jajaran Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang tetap menebarkan kepedulian kepada masyarakat.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti Kota Palembang, jajaran Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang tetap menebarkan kepedulian kepada masyarakat.

Sebanyak 100 paket berisi roti, minuman, dan masker dibagikan kepada masyarakat di sekitar Lapas, Jumat (11/9).

Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial jajaran Lapas Perempuan Palembang terhadap masyarakat sekitar.

Kali ini, masker turut disertakan dalam setiap paket sebagai bentuk perhatian terhadap masyarakat yang tetap beraktivitas di tengah kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap.

Paket yang dibagikan terdiri atas roti hasil karya warga binaan melalui Bakery Lepanile, satu cup minuman, serta masker. Roti tersebut merupakan bagian dari hasil pembinaan kemandirian warga binaan yang tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bacaan Lainnya

Pembagian dilakukan secara langsung oleh jajaran pegawai Lapas Perempuan Palembang kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar Lapas dan Jalan Merdeka. Penerima paket berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pengemudi becak, sopir angkutan kota (angkot), petugas kebersihan, tukang sol sepatu, hingga masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Sariany Nababan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian jajaran Lapas sekaligus sarana memperkenalkan hasil karya warga binaan kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi dengan masyarakat sekitar. Apalagi saat ini kondisi udara kurang baik karena kabut asap, sehingga masker kami sertakan dalam paket yang dibagikan. Roti yang dibagikan juga merupakan hasil karya warga binaan dari Bakery Lepanile,” ujar Sariany.

Menurutnya, kegiatan berbagi yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat tersebut merupakan donasi dari pegawai Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang. Konsistensi kegiatan diharapkan dapat terus menumbuhkan kepedulian dan mempererat hubungan antara Lapas dengan masyarakat di lingkungan sekitar.

Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Yocke Mella Huriyah, menuturkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan melalui langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Berbagi tidak harus selalu dalam bentuk yang besar. Dari hal sederhana seperti ini, kami berharap dapat terus menumbuhkan semangat untuk peduli dan memberikan manfaat kepada sesama. Hasil karya warga binaan pun dapat turut hadir memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutur Yocke.

Salah seorang penerima paket, Ardi, mengaku senang menerima bantuan tersebut. Menurutnya, pemberian masker menjadi hal yang bermanfaat mengingat kondisi kabut asap yang membuat masyarakat harus lebih memperhatikan perlindungan diri saat beraktivitas di luar ruangan.

“Terima kasih kepada ibu-ibu dari Lapas Perempuan Palembang. Rotinya juga enak dan ada maskernya. Masker ini sangat bermanfaat karena sekarang sedang banyak asap. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan karena sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan** melalui kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar Lapas.

Melalui aksi sederhana tersebut, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang tidak hanya menghadirkan hasil pembinaan warga binaan di tengah masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dalam situasi kabut asap.

Semangat “Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat” diwujudkan melalui aksi nyata yang diharapkan dapat memberikan manfaat, sekecil apa pun, bagi masyarakat sekitar.

Pos terkait