INDODAILY, PALEMBANG, —- Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polrestabes Palembang bersama jajaran terkait menggencarkan operasi pemberantasan narkoba di sejumlah kawasan yang diduga menjadi sarang peredaran barang haram, Sabtu (10/10/2026).
Operasi gabungan ini melibatkan Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumsel, BNNP Sumsel, dan BNN Pusat. Kegiatan dipusatkan di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Jayalaksana, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang.
Dirresnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Patar M. H. Silalahi, S.I.K mengatakan, operasi penindakan ini dilakukan menindaklanjuti perintah langsung dari Kapolda Sumsel serta pimpinan Polrestabes Palembang.
“Hal ini tidak lain guna membersihkan wilayah-wilayah rawan dari peredaran narkotika,” ujar Kombes Pol Patar didampingi Kasat Narkoba Polrestabes Palembang, Kompol Faisal P. Manalu, S.I.K., http://M.Si., http://C.PHR.
Dalam konferensi pers yang digelar di lokasi, petugas mengungkapkan operasi menyasar titik-titik yang diduga kerap dijadikan tempat berkumpul, memarkir kendaraan, hingga lokasi peredaran narkoba.
“Kami melakukan kegiatan pemberantasan narkoba khusus di daerah-daerah yang dianggap atau diduga sebagai tempat sarang narkoba. Ini sesuai dengan perintah Bapak Kapolda Sumsel dan pimpinan Polrestabes Palembang,” jelasnya.
Dari operasi di sejumlah titik, petugas merubuhkan gubuk-gubuk yang diduga menjadi tempat transaksi dan memasang police line. Aparat berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu serta alat hisap, senjata tajam, dan perlengkapan lainnya.
Anggota gabungan juga mengamankan 9 orang di lokasi kejadian. Kesembilannya telah menjalani tes urine dan dinyatakan positif sebagai pemakai narkoba.
“Semua orang yang diamankan ini akan dibawa ke BNNP Sumsel untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Dirresnarkoba.
Selain pengguna, polisi juga mengamankan barang bukti sabu seberat 0,96 gram yang terbungkus dalam 4 paket kecil.
“Selanjutnya, kita akan melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain serta membongkar jaringan peredaran narkoba yang lebih luas di wilayah Palembang,”tutupnya.






















