Ketua DPC Prima Palembang Mpit Bae Dukung Penuh Wali Kota, Ikon Budaya Harus Jadi Mesin PAD

Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Kota Palembang, *Fitriansyah Soetrisno (MPIT BAE), menyatakan dukungan politik penuh dan tanpa syarat terhadap pernyataan Walikota Palembang yang mendorong ikon-ikon budaya Kota Palembang untuk dijadikan destinasi wisata unggulan yang berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) Kota Palembang, *Fitriansyah Soetrisno (MPIT BAE), menyatakan dukungan politik penuh dan tanpa syarat terhadap pernyataan Walikota Palembang yang mendorong ikon-ikon budaya Kota Palembang untuk dijadikan destinasi wisata unggulan yang berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Ketua PRIMA Palembang tersebut, arah kebijakan Walikota adalah kebijakan yang visioner, progresif dan berpihak pada jati diri Kota Palembang sebagai kota budaya tertua di Indonesia.

“Atas nama Partai PRIMA DPC Kota Palembang, saya Fitriansyah Soetrisno (MPIT BAE) memberikan dukungan penuh. Ini sejalan dengan platform PRIMA yang ingin menjadikan kebudayaan sebagai kekuatan ekonomi rakyat. Palembang ini kaya, ikon budayanya kelas dunia, dari Ampera, BKB, Pulau Kemaro, Kampung Arab, Kampung Kapitan, sampai Songket dan Pempek. Ini semua modal besar yang harus kita jadikan mesin PAD,” tegas Fitriansyah Soetrisno.

Ia menegaskan, Partai PRIMA DPC Kota Palembang melihat bahwa potensi ikonik budaya selama ini belum dikelola dalam sebuah ekosistem pariwisata yang modern, terintegrasi dan menghasilkan.

Untuk itu, Fitriansyah Soetrisno (MPIT BAE) mendorong Pemerintah Kota Palembang agar tidak berhenti pada wacana, melainkan segera merealisasikan 3 langkah politik kebudayaan:

Bacaan Lainnya

1. Politik Anggaran yang Berpihak: APBD Kota Palembang harus memberikan porsi anggaran khusus untuk revitalisasi kawasan heritage secara terpadu dan berkelanjutan, bukan anggaran seremonial.

2. Tata Kelola Destinasi Berbasis Rakyat: Melibatkan UMKM, budayawan, sanggar seni, dan pemuda dalam pengelolaan destinasi, sehingga PAD naik dan ekonomi rakyat ikut naik.

3. Roadmap PAD Budaya: Setiap ikon budaya harus punya target PAD yang jelas dan terukur, agar masyarakat bisa melihat langsung kontribusi pariwisata budaya terhadap pembangunan kota.

“Jangan biarkan ikon budaya kita hanya jadi objek foto. Di tangan pemimpin yang visioner seperti Walikota hari ini, ikon budaya harus menjadi sumber kesejahteraan. Budaya yang mendatangkan uang, dan uangnya kembali untuk rakyat. Itulah keadilan sosial yang diperjuangkan PRIMA,” ujarnya dengan penekanan.

Menutup pernyataannya, Ketua Partai PRIMA DPC Kota Palembang ini menginstruksikan seluruh jajaran dan simpatisan PRIMA di Kota Palembang untuk ikut mengawal, mensosialisasikan dan menyukseskan program ikon budaya sebagai destinasi wisata Kota Palembang.

Pos terkait