Lapas Perempuan Palembang Fasilitasi Mahasiswa PPL UIN Raden Fatah Merangkai Pohon Harapan bagi Warga Binaan

Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang memfasilitasi mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Raden Fatah Palembang dalam pelaksanaan kegiatan Merangkai Pohon Harapan yang diikuti oleh 25 warga binaan.

INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang memfasilitasi mahasiswa Program Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Raden Fatah Palembang dalam pelaksanaan kegiatan Merangkai Pohon Harapan yang diikuti oleh 25 warga binaan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang ini menjadi salah satu bentuk dukungan psikososial untuk menumbuhkan optimisme, motivasi, serta semangat warga binaan dalam menjalani proses pembinaan, Selasa (28/7).

Kegiatan berlangsung hangat, penuh antusias, dan interaktif. Setiap warga binaan diberikan selembar kertas berbentuk daun untuk menuliskan harapan, cita-cita, dan doa yang ingin diwujudkan di masa depan.

Seluruh tulisan tersebut kemudian dirangkai pada sebuah pohon harapan sebagai simbol tekad untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik serta kesiapan menyongsong kehidupan yang lebih bermakna setelah menyelesaikan masa pidana.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa PPL mengajak warga binaan membangun pola pikir positif, meningkatkan motivasi diri, serta menumbuhkan keyakinan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan meraih masa depan yang lebih baik.

Bacaan Lainnya

Kalapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, mengapresiasi inisiatif mahasiswa PPL UIN Raden Fatah Palembang yang telah menghadirkan kegiatan positif bagi warga binaan.

Menurutnya, kolaborasi antara Lapas dengan dunia pendidikan menjadi salah satu upaya memperkuat pembinaan kepribadian melalui pendekatan yang humanis.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi mahasiswa PPL UIN Raden Fatah Palembang. Pohon Harapan bukan sekadar media untuk menuliskan keinginan, tetapi juga menjadi sarana membangun optimisme, kepercayaan diri, dan semangat warga binaan agar terus mengikuti program pembinaan dengan baik. Kami berharap sinergi seperti ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat nyata bagi proses pembinaan warga binaan,” ujar Desi.

Salah seorang mahasiswi PPL UIN Raden Fatah Palembang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa dalam memberikan dukungan moral sekaligus ruang bagi warga binaan untuk mengekspresikan harapan mereka.

“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang sederhana, tetapi memiliki makna mendalam. Harapan yang dituliskan warga binaan menjadi pengingat bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah, bangkit, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Semoga kegiatan ini dapat menjadi penyemangat bagi mereka dalam menjalani proses pembinaan,” ungkapnya.

Salah seorang warga binaan berinisial **FS** mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, Merangkai Pohon Harapan memberikan motivasi baru untuk terus memperbaiki diri.

“Saya merasa lebih optimis dan percaya bahwa saya masih memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan menuliskan harapan saya di pohon harapan, saya semakin termotivasi untuk menjalani pembinaan dengan sungguh-sungguh. Terima kasih kepada mahasiswa PPL yang telah memberikan perhatian dan semangat kepada kami,” ungkap FS.

Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang humanis melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan guna memperkuat kesehatan mental, membangun karakter positif, serta mempersiapkan warga binaan agar mampu kembali berperan aktif dan produktif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Pos terkait