INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang kembali melaksanakan kegiatan rutin tematik Al-Qur’an bagi warga binaan, Jumat (10/4).
Kegiatan yang berlangsung di aula lapas ini diikuti oleh sebanyak 100 orang warga binaan.
Kegiatan ini dipimpin oleh ustadz Marzuki dan ustadzah Nurlely dari Yayasan Khasanah Kebajikan yang memberikan pemahaman mendalam terkait isi dan makna Al-Qur’an, sehingga diharapkan mampu meningkatkan keimanan serta memperkuat pembinaan kepribadian warga binaan.
Selama kegiatan berlangsung, para warga binaan tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan, mulai dari pembacaan ayat suci Al-Qur’an hingga penjelasan kandungan makna yang aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang, Desi Andriyani, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang rutin dilaksanakan.
“Kegiatan tematik Al-Qur’an ini menjadi salah satu upaya kami dalam membina kepribadian warga binaan agar memiliki bekal spiritual yang kuat. Melalui bedah Al-Qur’an, kami berharap mereka dapat memahami isi kandungan Al-Qur’an dan mengaplikasikannya dalam kehidupan, baik selama menjalani masa pidana maupun setelah kembali ke masyarakat,” ujar Desi.
Sementara itu, ustad Marzuki dari Yayasan Khasanah Kebajikan yang memimpin kegiatan tersebut menekankan pentingnya memahami Al-Qur’an tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga menghayati maknanya.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk dipahami dan diamalkan. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak warga binaan untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an sehingga dapat menjadi pedoman hidup yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
Salah satu warga binaan yang mengikuti kegiatan mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya program ini.
“Saya sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. Selain menambah ilmu, saya juga merasa lebih tenang dan termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang terus berkomitmen menghadirkan program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada keterampilan, tetapi juga pembinaan mental dan spiritual warga binaan.






















