INDODAILY.CO, JAKARTA — Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Jakarta Pusat berhasil menggagalkan upaya penyelundupan plastik klip berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis shabu yang dibawa oleh seorang pengunjung wanita berinisial TMA, pada Kamis, 21 Mei 2026.
Karutan Kelas I Jakarta Pusat, Wahyu Trah Utomo didampingi Ka.KPR Rutan Kelas I Jakarta Pusat, Desman Agung Prasetya mengatakan kejadian tersebut terjadi di area pemeriksaan wanita P2U
pada pukul 14.26 wib saat petugas perempuan atas nama Ochtavianti
melaksanakan pemeriksaan badan terhadap pengunjung sesuai standar
operasional prosedur yang berlaku.
“Pada saat proses pemeriksaan berlangsung, petugas mendapati gerak-gerik mencurigakan dari pengunjung berinisial TMA. Kecurigaan semakin menguat ketika pengunjung tersebut berupaya menghalang-halangi tangan petugas saat akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Karutan Wahyu kepada sejumlah awak media.
Wahyu menyebut, berdasarkan kewaspadaan dan ketelitian petugas, dilakukan pemeriksaan secara intensif dan humanis oleh petugas perempuan. Dari hasil pemeriksaan tersebut ditemukan plastik klip berisi serbuk putih yang diduga narkotika jenis shabu yang disembunyikan pada area kemaluan pengunjung.
“Keberhasilan penggagalan upaya penyelundupan ini juga tidak terlepas
dari peran Intelijen Pemasyarakatan yang sebelumnya telah memberikan
informasi terkait adanya rencana penyelundupan barang terlarang ke dalam lingkungan rutan. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan peningkatan pengawasan dan pemeriksaan terhadap setiap pengunjung yang masuk ke area
layanan kunjungan,” ungkapnya.
Wahyu menuturkan, etelah barang bukti ditemukan, petugas segera mengamankan pengunjung beserta barang bukti untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak Polsek Cempaka Putih guna proses pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.
Karutan Wahyu juga menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika dan barang terlarang di lingkungan pemasyarakatan.
Menurutnya, keberhasilan ini merupakan bentuk sinergi antara petugas pengamanan, petugas pemeriksaan, serta Intelijen Pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam rutan.
“Kami akan terus meningkatkan kewaspadaan dan memperketat
pengawasan terhadap seluruh lalu lintas kunjungan guna menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya,” tandasnya.






















