INDODAILY.CO, PALEMBANG, —- Dalam rangka menjaga kesehatan fisik dan mental serta menciptakan suasana pembinaan yang positif, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palembang.
Secara rutin menggelar kegiatan senam bersama bagi seluruh Warga Binaan, Pelaksanaan kegiatan senam bersama ini berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh keceriaan dari awal hingga akhir acara, Kamis (15/10).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB di lapangan dalam lapas ini diikuti dengan penuh antusias oleh warga binaan.
Dipandu secara langsung oleh instruktur senam dari kalangan warga binaan yang telah terlatih, rangkaian olahraga ini diawali dengan gerakan pemanasan, dilanjutkan dengan Senam Jantung Sehat untuk menjaga stamina organ vital, senam aerobik dengan irama musik yang energik, serta ditutup dengan gerakan pendinginan guna merilekskan otot-otot tubuh.
Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Lapas Perempuan Palembang, Titik Daryani, mengungkapkan bahwa kegiatan senam rutin ini memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban melalui penyaluran energi positif warga binaan. “Melalui kegiatan fisik seperti senam rutin ini, kesehatan jasmani warga binaan tetap terjaga dengan baik. Hal ini juga berdampak positif pada terciptanya suasana yang kondusif, aman, dan tertib di lingkungan blok hunian,” ujar Titik.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimaswat), Misbah Ayu, menjelaskan bahwa senam rutin ini merupakan bagian dari pelaksanaan program pembinaan kesehatan dan kebugaran jasmani. “Kami senantiasa memfasilitasi kegiatan olahraga rutin yang diinstrukturi langsung oleh warga binaan terlatih. Selain meningkatkan kebugaran, variasi senam mulai dari jantung sehat hingga aerobik ini menjadi wadah rekreasi sehat yang mempererat kebersamaan antarwarga binaan,” ungkap Misbah.
Pemberdayaan warga binaan sebagai instruktur senam juga menjadi bentuk nyata pembinaan kemandirian dan rasa percaya diri. Warga binaan yang bertindak sebagai instruktur dibekali dengan penguasaan teknik gerakan serta kepemimpinan, sehingga mampu memotivasi rekan-rekannya untuk hidup lebih sehat dan disiplin selama menjalani masa pidana.
Selain manfaat kesehatan fisik, kegiatan yang dilaksanakan selama satu jam ini secara tidak langsung menjadi sarana pelepasan stres bagi warga binaan. Kombinasi musik yang ceria dan gerakan terstruktur terbukti efektif membangun suasana gembira, mempererat komunikasi sosial antarpenghuni blok, serta mengurangi tingkat kejenuhan di dalam lingkungan pemasyarakatan.
Pengawasan dan pendampingan dari jajaran petugas pengamanan serta tim pembinaan Bimaswat selama kegiatan berlangsung memastikan seluruh proses latihan berjalan aman dan kondusif. Keterlibatan aktif para petugas di lapangan juga mempererat hubungan yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan antara petugas dan warga binaan.
Rutinnya kegiatan positif ini turut mendukung implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 dalam mewujudkan pembinaan warga binaan yang humanis, produktif, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan jasmani di Unit Pelaksana Teknis.






















