Jenazah Alex Noerdin Tiba di Rumah Duka Jalan Merdeka Pukul 09.01 WIB, Ratusan Pelayat Hadir

Duka mendalam masih menyelimuti masyarakat Sumatera Selatan atas wafatnya mantan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin. Setelah diberangkatkan dari Jakarta, jenazah almarhum tiba di rumah duka di Jalan Merdeka, Palembang, pada Kamis (26/2/2026) pukul 09.01 WIB.

INDODAILY.CO, PALEMBANG – Duka mendalam masih menyelimuti masyarakat Sumatera Selatan atas wafatnya mantan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Noerdin. Setelah diberangkatkan dari Jakarta, jenazah almarhum tiba di rumah duka di Jalan Merdeka, Palembang, pada Kamis (26/2/2026) pukul 09.01 WIB.

Sejak pagi, ratusan pelayat telah memadati halaman dan sekitar kediaman almarhum. Mereka datang dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga besar, kerabat, sahabat, tokoh masyarakat, hingga para pejabat daerah. Kehadiran mereka menjadi bukti penghormatan terakhir bagi sosok yang pernah memimpin Sumatera Selatan selama dua periode tersebut.

Saat kendaraan pembawa jenazah memasuki halaman rumah, suasana hening berubah haru. Peti jenazah yang dihiasi rangkaian bunga putih di bagian atasnya diangkat secara bergotong royong oleh keluarga dan kerabat dekat. Dengan langkah perlahan dan penuh penghormatan, peti kemudian dibawa masuk ke dalam rumah untuk disemayamkan.

Isak tangis keluarga pecah saat prosesi penurunan jenazah berlangsung. Sejumlah pelayat tampak menundukkan kepala, melantunkan doa, serta memberikan penghormatan terakhir. Suasana khidmat menyelimuti rumah duka, menggambarkan rasa kehilangan yang begitu mendalam.

Di rumah duka, jenazah terlebih dahulu dibacakan Surah Yasin. Setelah itu, almarhum akan dishalatkan di Masjid Agung Palembang sebelum dimakamkan di pemakaman keluarga di kawasan Kebun Bunga, Palembang.

Kepergian Alex Noerdin tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Selatan yang mengenangnya sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pembangunan daerah.

Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan segala pengabdian serta amal baktinya menjadi ladang pahala.

Hingga berita ini diturunkan, pejabat, kerabat, dan masyarakat masih memadati rumah duka sembari menunggu prosesi pelepasan jenazah.(Hsyah)

Pos terkait